Tuesday, 20 November 2018

Walikota Bogor Berantas Nyamuk Dengan Biopori

Jumat, 6 Juni 2014 — 8:01 WIB
arya-sub

BOGOR (Pos Kota) – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mempelopori pemberantasan jentik nyamuk dengan aksi pembuatan sejuta lubang biopori.

Aksi nyata Walikota Bima ini dengan turun langsung ke lapangan Kresna Raya, Indraprasta, Kota Bogor. Semua Lurah, Camat se Kota Bogor, relawan dan berbagai komponen pecinta lingkungan hadir pada acara ini.

Walikota Bima tidak lupa memperkenalkan Kamir R. Brata, figur dari dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai penemu lubang Resapan Biopori (LRB).

“Kita sebagai warga Kota Bogor harus bangga, dengan memiliki figur seperti Pak Kamir, figur penemuan dan alat pelubang biopori yang dirancangnya. Makanya saya minta kita semua harus berperan aktif dan ikut berkontribusi bagi Bogor yang ramah lingkungan,”ujar Bima.
Menurut Bima, gerakan massal Biopori ini, sebagai bentuk kepedulian warga kota hujan ini dalam menyikapi banjir yang selalu melanda ibukota Jakarta.

Ikrar relawan pemberantasan jentik nyamuk dan relawan pembuat lobang biopori berlangsung dilokasi yang berada dalam Perumahan Indraprasta Bogor Utara ini.
Pemkot Bogor menurut Bima menargetkan pembuatan seratus enam puluh ribu lebih lubang biopori setiap bulannya.
Untuk enam bulan dari sekarang, sudah ada sejuta lubang biopori di Bogor.

Walikota terpilih ini mengaku, sangat optimis tercapai programnya. Hal ini karena kesadaran warga Bogor akan lingkungan meningkat.
“Semua gerakan ini berawal dari rasa cinta terhadap Kota Bogor. Ini kunci suksesnya,”paparnya.

(yopi/sir)
Teks Gbr- Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto melakukan lubang biopori di lapangan Kresna Bogor Utara Kota Bogor. (yopi)