Wednesday, 14 November 2018

Tokoh Masyarakat Tidak Kaget

Isu `Setan Kopi Luwak` Dihembuskan Jelang Pilpres

Senin, 16 Juni 2014 — 15:00 WIB
desa

BEKASI (Pos Kota)-Gegernya isu “Setan Kopi Luwak”, tidak mengagetkan beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, “Biasa kalau mau pemilihan presiden ada isu,” ujar Ustad Adang, warga di sana.

Menurutnya isu itu sengaja dihembuskan supaya warga mau ronda, “Padahal mereka biasa ogah untuk ke luar rumah,” tambah Ustad Adang, sambil mengatakan isu itu ternyata membawa berkah sendiri bagi pengurus RT dan RW, “Setiap malam banyak yang ronda,” cetus Arief M Milla, satu pengurus RW di Desa Sukarukun, Sukatani.

Sejak sebulan terakhir ini beredarnya isu ‘Setan Kopi Luwak’ dan akan menyerang para balita, membuat warga sering menggelar ronda setiap malam untuk membuktikan keberadaan setan tersebut.

Ustad Adang, 42, menyebutkan kemunculan ‘setan kopi luwak’ tersebut ditandai dengan adanya aroma kopi luwak yang diseduh dan mengakibatkan pusing kepada orang yang mencium aroma tersebut.

“Tiba-tiba muncul bau seperti kopi luwak habis diseduh. Baunya bikin pusing,” ujar Ustad Adang.
Menurut dia, kebanyakan masyarakat yang awam, menyebutnya bahwa bau yang mendadak muncul itu bersamaan dengan kedatangan ‘Setan Kopi Luwak’. Karena itu, masyarakat sering merasa resah apabila bau itu muncul.

Padahal menurut Ustad Adang, aroma yang tercium bukanlah hal mistis melainkan bau hasil dari limbah industri di kali.

(saban/sir)

Foto Ilustrasi