Saturday, 22 September 2018

BPN Lambat Terbitkan Peta, Pembangunan Waduk Molor

Jumat, 20 Juni 2014 — 19:15 WIB
Blueprint-n

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Lambannya penerbitan peta dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan, menyebabkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Brigif di Jagakarsa molor.

“Pemko Jaksel terkendala untuk menyelesaikan pembebasan lahan karena masih menunggu penerbitan peta dari kantor BPN Jaksel,” ujar Wahyu Hariadi, Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Selatan, Jumat (20/6).

Padahal lanjutnya Pemko Jaksel berupaya mempercepat pembebasan lahan yang kini masih tersisa sekitar 45 ribu meter persegi (M2).

Pembangunan Waduk Brigif membutuhkan lahan 103.238 M2. Tapi lahan yang sudah terinventarisir baru 107 bidang atau 74.279 meter persegi. Dari jumlah itu, 101 bidang seluas 68.117 M2 sudah dibebaskan sejak Oktober 2013.

“Sebagian pembangunan waduk kini sedang dikerjakan di lahan yang sudah dibebaskan. Sisanya masih menunggu negosiasi dengan pemilik dan penerbitan peta dari BPN,” imbuhnya.

Dari 101 bidang yang dibebaskan, Pemprov DKI menggelontorkan Rp64 miliar. (Rachmi/d)