Wednesday, 19 September 2018

Setelah Istri Ogah Masak dan Tidur Bersama-sama

Minggu, 22 Juni 2014 — 9:09 WIB
nahinidia

MASAK dan menemani suami tidur, adalah kewajiban istri selaku ratu rumah tangga. Jika tugas itu tak lagi dipenuhi, gerangan apa yang terjadi? Dan Martius, 45, menemukan, istrinya Berta, 40, terkena OTT sedang kelonan dengan PIL-nya di rumah kos-kosan. Tak ada kata lain dari Martius kecuali lapor polisi dan cerai!

Lelaki yang terlah berkeluarga kadang kelakuannya memang seperti anak kecil. Biasanya tidur sendiri berani, kini harus ditemani istri barunya. Saat jadi mahasiswa masak sendiri juga bisa, kini mendelegasikan tugas itu pada bini, termasuk cuci mencuci, sehingga istri kadang menjadi babu terselubung. Tapi mau bagaimana lagi, doktrin ketimuran memang menggariskan begitu. Tugas istri adalah: masak, mamah, manak dan …….mlumah!

Awalnya Berta warga Kecamatan Oebobo, Kupang (NTT), secara konsekuen memenuhi tugas itu. Tapi setelah kenal lelaki muda Kornelis, 40, tugas itu tergradasi. Masak ambil praktisnya saja, beli di warung, dan waktu luangnya digunakan SMS-an dan jalan bareng PIL-nya tersebut. Sampai kemudian dia terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh suaminya yang bukan penyidik KPK. Nasi sudah menjadi bubur, dia diperkarakan ke polisi justru oleh bapaknya anak-anak.

Kehidupan yang monoton setelah 15 tahun berumahtangga membuat Berta jenuh pada suami sendiri. Dulu Martius yang kelihatan sangat perhatian pada istri, kini sudah tidak lagi. Yang paling fatal, dulu suami nampak kelihatan tegas, sekarang juga masih tegas, tapi tidak tegang! Walhasil jika tidur berdua-dua, ya sudah seperti Harjuna dan Sumbadra dalam kotak wayang kidalang, tak ada lagi kegiatan signifikan.

Sudah sebulan lebih Berta kenal lelaki Kornelis, seorang PNS yang sebentar lagi mau naik gaji 6 % seluruh Indonesia. Dari pergaulan selama beberapa hari, ternyata Berta menemukan sesuatu yang beda dari Kornelis, yang tidak ditemukan lagi pada suaminya. Misalnya, perhatian dan sanjungan. Martius sudah meniru gaya Capres Jokowi, sedikit bicara dan langsung kerja dan kerja saja. Tapi ya itu tadi, kelihatannya tegas, tapi ternyata tidak tegang! Bikin kecewa istri, kan?

Gara-gara sikap simpatik Kornelis, Berta jadi larut dalam visi dan misi kenalan baru. Akhirnya, tanpa penandatanganan MOU seperti Capres di depan Kadin, Berta mau saja koalisi itu disempurnakan dengan eksekusi. Ternyata hasilnya luar biasa, seperti kata almarhum pelawak Timbul: uenak tenan…..!

Sejak itu Berta jadi lupa pada kewajiban di rumah. Karena waktunya habis untuk SMS-an dan telpon-telponan dengan Kornelis, dia jadi males untuk masak. Ambil praktisnya saja, beli lauk di warung. Paling fatal, menemani tidur suami saja sudah ogah. Suami di kamar sono, dia di kamar sini bersama anak. Ketika dipanggil suami untuk kembali ke kamar biasanya, jawabnya ketus, “Ah, kayak pengantin baru saja.”

Sejak itu Martius jadi curiga bahwa istrinya sudah punya tokoh alternatif dalam kehidupannya. Sebagai suami, dia merasa nelangsa karena elektabilitasnya menurun terus belakangan. Padahal selama ini tak ada kampanye hitam yang menyerangnya. Demi menyelamatkan keluarga, diam-diam diam menyelidiki apa saja aktivitas istrinya belakangan.

Hasilnya sungguh akurat seperti survei . Di sebuah kamar kos-kosan Jalan RW Monginsidi, Kelurahan Fatululi; ditemukan Berta – Kornelis bergulat antara hidup dan mati. Martius sudah kehabisan kata-kata, kecuali langsung melaporkan keduanya ke Polres Kupang. Langkah selanjutnya setelah OTT ini, dia sudah memutuskan untuk menceraikannya. Bagaimana dengan anak-anak, biarlah toh mereka sudah membawa rejekinya masing-masing.

Sekarang ”rejeki” bapak yang sedang digerogoti orang. (TNC/Gunarso TS)

  • rengga irawan

    uueenaakke ppooolllll