Saturday, 22 September 2018

Ruhut Dukung Jokowi, Demokrat ‘Main di Dua Kaki”

Senin, 23 Juni 2014 — 17:38 WIB
Ruhut-PD

.
JAKARTA (Pos Kota) – Pengamat politik dari LIPI Prof  R Siti Zuhro mengatakan, manuver politik Partai Demokrat yang dimotori Ruhut Sitompul untuk mendukung pasangan Jokowi – Jusuf Kalla, merupakan bagian dari langkah politik win-win solution alias politik dua kaki. Sebab, sebelumnya sejumlah anggota Fraksi Demokrat sudah mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

“Dengan kata lain, pembelahan dukungan ini merupakan skenario politik Partai Demokrat agar siapa pun pemenangnya, mereka tetap mendapat keuntungan,” kata pengamat politik Siti Zuhro di DPR, Senin (23/6).

Sepetrti diberitakan, setelah 115 anggota Fraksi Partai Demokrat DPR  dipimpin ketua fraksi mereka, Nurhayati Ali Assegaf, mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan capres Prabowo-Hatta, dan kini giliran Ruhut memberikan dukungan kepada Jokowi-JK.

“Saya kira, kalau kemudian Ruhut Sitompul mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi, ini bukan pembelotan dari seorang Ruhut Sitompul. Karena, kalau kita melihat kedekatan Ruhut dengan SBY, saya yakin SBY tahu apa yang dilakukan Ruhut,” ujar Siti Zuhro.

Menurut Siti, apa yang dilakukan Demokrat ini tidak lepas dari gaya politik yang dilakukan Partai Golkar. Yakni politik win win solution.

Namun hal itu dibantah Wasekjen partai Demokrat Ramadhan Pohan. Menurut dia, secara Partai tidak melakukan politik dua kaki. “Wah, enggak lah,” ujarnya.

Sementara itu,  Ruhut Sitompul mengaku pilihannya jatuh kepada Jokowi-JK karena, setelah dirinya bertemu dengan sejumlah politisi yang tergabung dalam timses Jokowi-JK seperti Luhut Panjaitan, Tjahjo Kumulo, dan Hasto Kristyanto. Alasan selama ini kalau dia sering menyerang Jokowi, hal itu karena sosok Gubernur DKI non aktif itu terbuka terhadap kritikan. Ruhut pun mengaku sudah meminta izin langsung kepada SBY terkait pilihannya ini.    “Ya selama ini benar aku sering kritik Pak Jokowi. Tapi, kan memang beliau terbuka dengan kritikan. Enggak masalah dong kalau dikritik. Itu bagus calon pemimpin,” katanya. (Winoto).

 

Ruhut Sitompul