Sunday, 21 July 2019

Tragis, Penyerapan APBD Baru 20 Persen

Senin, 23 Juni 2014 — 14:27 WIB
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

GAMBIR (Pos Kota) – Banyak kendala dalam penyerapan anggaran APBD DKI Jakarta 2014. “Salah satunya harus menunggu proses lelang dari Unit Lelang Pengadaan (ULP),” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI, Endang Widjajanti di Balaikota, Gambir, Senin (23/6).

Hingga menginjak semester kedua, kata Endang, serapannya baru mencapai sekitar 20 persen. “Diharapkan untuk lelang cepat selesai di ULP sehingga mulai September bisa mengejar ketinggalan, mencapai target 97 persen,” harap Endang.

Sehingga, untuk mencapai target tersebut, Pemprov DKI harus mengejar penyerapan anggaran sebanyak 91 persen dalam waktu enam bulan. Dari bagian APBD DKI yang sudah terealisasi sekitar 20 persen, sebagian termasuk untuk belanja rutin  sebesar enam persen antara lain gaji PNS,  bayar telepon, listrik, air dan internet (Tali)  di jajaran Pemprov DKI.

Untuk target 97 persen penyerapaan anggaran APBD DKI tahun 2014, Endang, belum bisa memprediksi apakah nanti mampu atau tidak. “Namun, diperlukan kiat untuk memperlancar penyerapan. Misalnya program yang tidak bisa dilaksanakan, maka cepat  dimatikan atau dialihkan melalui Anggaran Belanja Perubahan (APB), semoga lancar,” tambah Endang.(joko/yo)

Foto: Istimewa