Sunday, 23 September 2018

Terkena Rencana Taman, Rumah Singgah Pasien Kanker Dibongkar Petugas

Rabu, 25 Juni 2014 — 15:18 WIB
lhn

JAGAKARSA (Pos Kota) – Berada di lahan yang terkena rencana peruntukan taman, rumah singgah bagi pasien kanker tidak mampu di Jalan AMD, Lenteng Agung dirobohkan aparat Sudin Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Jakarta Selatan.

“Aparat raja tega. Saya hanya ingin membantu penderita kanker tidak mampu dengan membangun rumah singgah, tapi dibongkar juga,” keluh Hari Mukti,65, pegiat sosial dari Yayasan Pelayanan Kasih di sela-sela aksi bongkar, Rabu (25/6).

Ia tak berdaya melawan aparat Sudin P2B Jaksel yang diperkuat Satpol PP, TNI dan Polri. Hari tampak pasrah melihat sepak terjang belasan petugas.

Menurutnya, rumah singgah dengan konstruksi baja dan berdinding triplek di atas lahan 120 meter persegi juga akan difungsikan untuk meregistrasi pasien dari keluarga miskin (Gakin) yang mengidap kanker. Ia semula berupaya memperjuangkan pasien Gakin kanker agar mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Niat kami semata-mata untuk kegiatan sosial dengan membantu penderita kanker karena tidak mampu untuk berobat,” kata Kamdi, pegiat sosial lainnya sambil berlinang air mata.

Kendati dijelaskan Hari Mukti dan Edison, aparat tak bergeming. Kasudin P2B Jaksel, Dedy Widyarman menjelaskan pihaknya tetap membongkar bangunan yang berada di lokasi peruntukan taman sesuai Perda 7 tahun
1991 tentang bangunan di DKI Jakarta.

“Kami hanya menjalankan tugas sesuai instruksi pimpinan,” kelit Dedy didampingi Kasie Penertiban Sudin P2B Jaksel, Rudiyanto.

Petugas memotong struktur konstruksi bangunan. Tak sampai satu jam, rumah singgah rata dengan tanah oleh kuli yang disewa Sudin P2B Jaksel.

(rachmi/sir)

Teks Gbr- Rumah singgah bagi penderita kanker di kawasan Lenteng Agung yang berada di lahan peruntukkan taman digempur aparat Sudin P2B Jaksel. (rachmi)