Monday, 19 November 2018

Kepsek Terima Suap Pendaftaran Siswa Baru Akan Dicopot

Rabu, 25 Juni 2014 — 19:07 WIB
iluspendaftaran

KEMBANGAN (Pos Kota) – Kepala sekolah ataupun guru diingatkan untuk tidak ‘bermain’ atau menerima ‘sogokan’ dalam proses pendaftaran siswa baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) tahun ajaran 2014/2014 yang saat ini tengah berlangsung.

Kasudin Pendidikan Dasar (Dikdas) Jakarta Barat (Jakbar), Delly Indirayati menegaskan pihaknya memastikan pelaksanaan pendaftaran siswa baru untuk SDN dan SMPN  berjalan lancar dan tidak ada guru atau kepala sekolah yang terima sogokan. Kalau sampai ada yang ‘bermain’ pihaknya langsung akan mencopotnya.

“Kalau ada temuan, segera laporkan. Kami tidak pandang bulu, ini demi kebaikan dunia pendidikan. Kalau memang ketahuan ada yang bermain, bisa langsung diusulkan dicopot,” tegas Delly  di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (25/6).

Pendaftaran masuk siswa lewat sistem online cukup efektif untuk menghindari oknum yang tidak bertanggung jawab berbuat curang. Selain itu, pendaftaran juga diawasi dengan ketat. “Sekarang pendaftaran baru untuk SDN masuk tahap pertama, mulai 27-30 Juni ini dibuka pendaftaran lokal. Masih ada dua tahapan setelahnya, pendaftaran susulan,” ujarnya.

Syarat masuk SD  seperti yang sudah ditetapkan pemerintah, minimal usia calon siswa tersebut berumur 7 tahun. “Selebihnya melengkapi persyaratan administrasi, seperti keterangan Kartu Keluarga (KK),” jelas Kasudin Dikdas Jakbar.

Dikatakan, untuk pendaftaran siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN),  yang juga dengan sistem online dipastikan tidak ada kecurangan. Permasalahan yang seringkali terjadi, yakni proses perpindahan rayon.

“Karena penerimaannya itu sudah sesuai sistem nilai, jadi kalau nilainya tidak mencukupi jelas siswa tersebut harus mendaftar ke sekolah lain, atau lebih sering terjadi mereka terpaksa pindah rayon,” ungkapnya. (tarta/yo)

Foto: Istimewa