Sunday, 15 September 2019

Kurangi Impor Bermutu Rendah

Pemerintah Terapkan SNI Pada Kopi Instan

Rabu, 25 Juni 2014 — 16:29 WIB
kopi-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah akan menerapkan SNI wajib pada kopi instan, untuk kurangi  impor produk kopi instan yang bermutu rendah.Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, ekspor produk kopi olahan sepanjang 2013 mencapai 243,87 juta dolar AS atau turun 24,41% di bandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai 322,62 juta dolar AS.

Saat ini ekspor produk kopi olahan masih di dominasi produk kopi instan, ekstrak, esens, dan konsentrat kopi. Kondisi ekspor berbanding terbalik dengan impor kopi olahan. Sementara, impor produk kopi olahan mencapai 81,11 juta dolar AS atau naik 15,01% dibandingkan dengan tahun sebelumnya mencapai 71,19 juta dolar AS.

Untuk melindungi masyarakat dari produk olahan kopi yang bermutu rendah, Kemenperin bersama instansi terkait telah selesai merevisi SNI Kopi Instan. “Ini sedang di proses di Badan Standardisasi Nasional (BSN). Tahun ini juga akan di tanda tangani, untuk melindungi masyarakat agar impor kopi berkualitas rendah tidak lagi beredar,” kata Menteri Perindustrian M.S. Hidayat seusai membuka acara Seminar dan Pameran Kopi di Kemenperin, Rabu (25/6).

Direktur Minuman dan Tembakau Kemenperin Faiz Achmad mengatakan meningkatnya impor kopi instan kualitas rendah ditengarai yang dicampur dengan kulit kopi membuat harga kopi impor itu lebih murah. Adapun sebagian besar impor berasal dari Vietnam dan Malaysia.

Berdasarkan data Kemenperin, impor kopi olahan di Indonesia pada 2013 merupakan impor dengan nilai tertinggi sejak 7 tahun terakhir. “Dari impor itu kemudian dioplos dengan kopi Indonesia. Saya belum berani mengatakan apakah ada praktik impor pengoplosan, tetapi impor meningkat,” jelas Faiz.

Berlakunya SNI wajib, lanjutnya,  juga untuk menjaga kesehatan konsumen. Setidaknya, produk kopi olahan yang diimpor merupakan produk kopi yang aman bagi kesehatan. Dalam penerapan SNI wajib ini, produk kopi akan di uji dari sisi kadar air, toksin yang terdapat dalam biji kopi, dan sebagainya. (tri/yo)

Foto: Istimewa