Wednesday, 26 September 2018

Parkir Liar Bikin Resah

Jumat, 27 Juni 2014 — 8:26 WIB
Ilustrasi parkir motor. (ist)

Ilustrasi parkir motor. (ist)

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Petugas parkir liar di Tanjung Priok, Jakarta Utara dikeluhkan warga. Mereka mendesak Pemprov DKI Jakarta segera menertibkan juru parkir (jukir) liar tersebut, karena dinlai bikin tak nyaman pengendara.

Keluhan itu disampaikan melalui SMS ke Rubrik Aspirasi Warga di Pos Kota. Isi pesannya, “Kepada gubernur dan wakil gubernur, tolong dong petugas parkir liar terutama di Tanjung Priok ditertibkan. Mereka memungut biaya parkir tapi tidak memberikan karcis. Mohon segera ditertibkan.” Terima kasih. (Machmud Fauzi, 081289264xxx).

Menanggapi desakan itu, Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi, berjanji segera melayangkan surat kepada pejabat terkait  supaya oknum jukir tersebut ditertibkan. “Ini harus ditindaklanjuti mengingat keberadaan jukir liar  tersebut sangat mengganggu,” tegasnya, Kamis (26/6).

Tri mengakui selama ini banyak keluhan masyarakat terutama pengendara roda dua dan roda empat, karena dipungut biaya parkir yang cukup mahal dan terkesan memaksa.
Kepala Suku Dinas  Perhubungan Jakarta Utara,  Arifin, menambahkan memang banyaknya parkir liar itu tentu mengundang tukang parkir liar juga. Hanya saja lantaran keterbatasan jumlah personil suku dinas, sehingga tidak  memungkinkan untuk menggelar razia sendirian.

“Kami personilnya terbatas, sehingga banyak kendaraan parkir sembarangan dan itu tentu akan muncul jukir  liar juga. Saya mengimbau  warga tidak  memarkir kendaraan di lokasi yang bukan tempatnya,” ucapnya. (wandi)

  • bagong

    keterbatasan jumlah personil suku dinas (bwt alasan), bilang aja “takut” ma preman …!