Friday, 21 September 2018

Ahok : Sekolah Tahan Ijazah Lapor ke Saya

Jumat, 4 Juli 2014 — 22:45 WIB
ahokpuasa

KEMBANGAN (Pos Kota) – Orang tua murid yang ijazah anaknya ditahan akibat tidak mampu melunasi kewajibannya kepada sekolah diminta untyuk melapor ke Pemprov DKI Jakarta. Nantinya pihak Pemprov DKI Jakarta yang akan bertanggung jawab melunasinya.

Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama menegaskan hal tersebut, Jumat (4/7) saat bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa di kantor Walikota Jakarta Barat (Jakbar). “Ijazah sangat penting bagi kelangsungan anak ketika sudah lulus sekolah, karena untuk meneruskan sekolah atau melamar pekerjaan,” tegas Basuki yang akrab dipanggil Ahok.

Biasanya hal ini terjadi pada sekolah swasta, karena memang ada kewajiban dari siswa yang harus dipenuhi. Tapi bagi siswa yang orang tuanya tidak mampu seringkali mengahadapi kendala tersebut. “Untuk itu bagi siswa-siswi yang ijazahnya ditahan agar segera melapor ke saya, dan saya akan segera membayar tunggakannya,” jelas Ahok.

Ahok juga meminta agar semangat berbagai atau membantu warga tidak mampu di bulan Ramadhan ini harus terus dikembangkan. Di mana semangat Ramadhan ini harus bisa dilaksanakan selama setahun, dengan selalu membantu warga yang kurang mampu.

“Jangan hanya memberi bantuan saat saya datang atau pejabat hadir, namun semangat ini harus terus dilakukan sepanjang tahun,” ucapnya.

Walikota Jakbar HM Anas Effendi menambahkan dalam kegiatan tersebut diserahkan bantuan dari Bazis kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Serta bantuan dari Sudin Sosial kepada penyandang cacat berupa kursi roda, kruk dan alat pendengar. (tarta).

Teks : Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (ke lima dari kiri) dan Walikota Jakbar, HM Anas Effendi (ke empat dari kiri) bersama anak yatim dan dhuafa. (tarta)