Thursday, 18 October 2018

Perusahaan Harus Bayar THR H-7 Lebaran

Jumat, 11 Juli 2014 — 8:51 WIB
Salah satu peluang usaha. (ist)

Salah satu peluang usaha. (ist)

KOJA (Pos Kota) – Seluruh perusahaan yang ada di wilayah Jakarta Utara diminta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya, paling lambat seminggu sebelum Idul Fitri 2014. Ini dilakukan karena pada saat itu kebutuhan mereka sedang meningkat-ningkatnya untuk persiapan Lebaran nanti.

Permintaan ini disampaikan oleh Kepala Sudin Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Utara, Mujiono. “Pembayaran THR 2014 merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja atau buruh, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI nomor PER.04/MEN/1994, tentang THR bagi pekerja di perusahaan. Agar terciptanya suasana hubungan kerja yang harmonis dan kondusif di tempat kerja, maka Permen Tenaga Kerja tersebut wajib dilaksanakan secara konsisten,” ujar Mujiono

Di Jakarta Utara tercatat ada 5.000 perusahaan yang beroperasi dengan jumlah pekerja sekitar 125 ribu. Perusahaan itu mulai dari industri garmen, otomotif, jasa, pusat perbelanjaan, perkantoran, perkayuan dan lainnya. Biasanya perusahaan atau pengusaha seperti tahun sebelumnya membayarkan kewajiban THRnya menjelang H-10 jelang hari raya Idul Fitri.

Adapun besarnya THR keagamaan sudah diatur sebagaimana ditetapkan, yakni pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 1-2 tahun  secara terus menerus atau lebih mendapatkan satu bulan upah.

Kemudian pekerja yang mempunyai masa kerja tiga bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, maka akan diberikan THR secara proporsional dengan perhitungan yakni, jumlah bulan masa kerja bagi 12 bulan dikali satu bulan upah. (wandi/yo

Foto: Istimewa