Sunday, 23 September 2018

PT KAI Siap Layani Pemudik Lebaran Selama 22 Hari

Minggu, 13 Juli 2014 — 6:28 WIB
kapasundan

JATINEGARA (Pos Kota) РMenyambut arus mudik Lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) I, Jakarta menyiapkan 48 lokomotif  dengan 262 unit gerbong. Puluhan ribu penumpang ke 12 tujuan mudik Lebaran akan dilayani.

Humas KAI Daop I, Agus Komarudin mengungkapkan, lokomotif ini terdiri dari 45 lokomotif dinas¬† dan cadangan tiga unit. Dimana ke 48 unit kereta ini memang sehari-hari berada di Dipo Lokomotif Jatinegara yang tengah dalam perawatan dan sebagai cadangan. “Tapi nanti tanggal 18 Juli semua kereta akan keluar,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin.

Menurutnya, masa angkutan berlangsung dari H – 10 sampai dengan H + 10, atau mulai dari 18 Juli hingga 8 Agustus 2014 atau selama 22 hari. Arus mudik ini juga akan melayani beberapa wilayah Jawa dengan 54 perjalanan. “Kami juga akan mengeluarkan 12 kereta api tambahan Lebaran, karena perhitungan kami pada arus lebaran volumenya mencapai 33.802 per hari,” terang dia.

Ditambahkannya, untuk 12 tujuan daerah mudik Lebaran antara lain, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bandung, Kutuarjo, Cilacap, Kediri, Malang. “Kapasitas pengangkutan sebanyak 500 orang per rangkaian untuk kereta api bisnis. Dan 700 an orang per rangkaian untuk kereta api ekonomi,” ujarnya.

ANTISIPASI CALO

Mengantisipasi calo yang memanfaatkan kondisi arus mudik nanti, PT KAI tidak akan menjual lagi tiket yang telah dikembalikan oleh penumpang. Namun, untuk tiket kereta kelas eksekutif komersial, yang di-refund penumpang, bisa dijual kembali oleh pihak KAI. “Tapi untuk tiket kereta api PSO atau kereta subsidi, seperti Mataram, Gaya Baru Selatan, penumpang bisa refund. Akan tetapi tiket atau bangku tersebut, tidak akan kami jual kembali,” kata Agus lagi.

Pemberlakuan sistem tersebut, lanjutnya, sebagai upaya untuk mengantisipasi calo. Dimana untuk menghindari, calo yang akan menjual kembali tiket tersebut, dengan harga berkali lipat lebih mahal. “Untuk pembatalan, tetap dikenakan biaya administrasi sebesar 25 persen dari harga tiket di luar bea pesan. Untuk pengembalian bea tiket dapat diambil dalam jangka waktu 30 sampai 60 hari setelah menerima print out pembatalan,” ungkapnya. (Ifand)