Sunday, 20 August 2017

Berangkat Naik Sepeda Ontel, Pulang Bawa Motor Curian

Selasa, 15 Juli 2014 — 20:31 WIB
motorcurian

CENGKARENG (Pos Kota) – Keluarga dan tetangga tak menyangka kalau Danil, 19,  pencuri sepeda motor. Betapa tidak, setiap akan beraksi  hanya naik sepeda ontel. Namun pulang ke kontrakan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, remaja putus sekolah itu membawa sepeda motor.

Seperti pribahasa bilang, sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh pula. Begitu juga dialami oleh Danil. Ia dibekuk anggota Reskrim Polsek Cengkareng, setelah mencuri tujuh sepeda motor.

“Sepeda motor curian langsung saya jual antara  Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta. Tapi uangnya tak bermanfaat. Uang haram itu habis buat jajan saja,” kata remaja yang mengaku hanya lulusan SMP itu . Sepeda motor yang dicurinya rata-rata baru.

Pengakuan Danil kepada Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Tosriadi Jamal, sebelum beraksi keliling naik sepeda ontel butut. Namun setelah melihat sasaran, sepeda ontel yang dinaiki dari rumah dititipkan ke tukang rokok atau warung nasi di sekitar lokasi sasarannya. “Setelah saya kunci sepeda ontelnya saya titipkan saja,” tuturnya polos.

Kemudian ia dengan yakinnya memilih mana sepeda motor yang akan dicurinya. Hanya dalam hitungan detik, Danil berhasil menggasak sepeda motor yang dipilihnya sendiri. “Saya selalu sendiri kalau beraksi. Selama ini sudah tujuh kali,” katanya lagi meyakinkan AKP Tosriadi Jamal.

Menurut Kapolsek Cengkareng, Kompol Sutarjono, tersangka Danil merupakan satu dari 19 pelaku pencuri sepeda motor yang ditangkapnya selama dua pekan terakhir di bulan Juli 2014.

“Salah satu tersangka bernama Syahrul kami tembak kaki kirinya karena melarikan diri. Dan barang bukti sepeda motor curian akan kami serahkan kepada pemilik, asalkan lengkap surat-suratnya,” ujar Sutarjono. (Warto)

Teks : Pencuri sepeda motor yang dibekuk anggota Reskrim Polsek Cengkareng.