Thursday, 17 August 2017

Tanaman Padi di Indramayu Mulai Kekeringan

Rabu, 16 Juli 2014 — 7:05 WIB
index

INDRAMAYU (Pos Kota) – Seluas 550 hektar tanaman padi di Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jabar, kini mulai dilanda kekeringan. Ini akibat berkurangnya pasokan air irigasi dari Bendung HBM Krimun.

Kuwu (Kades) Bulak, Supardi dijumpai Pos Kota saat mencari sisa sumber air di Desa Gabuskulon, Kec.Gabuswetan, Kab.Indramayu mengakui, pesawahan petani yang ditanami padi musim gadu mulai saat ini sudah mengering.

Permukaan tanah nampak retak retak karena sudah lebih dari seminggu tak terairi. Para petani menggantungkan usaha pencarian sumber sumber air ke pundak Kuwu Supardi.

“Kami akan berusaha mencari sumber sumber air irigasi di Bendung HBM atau saluran irigasi Gabuskulon,” ujarnya.

Seorang petani, Kamim, 45 mengemukakan, jika dalam sepuluh hari tanaman padi tak terairi, maka tanaman padi yang menjadi andalan petani akan mengalami gagal panen.

“Kami hanya berharap kepada pemerintah agar mengusakan air irigasi untuk sawah petani yang kekeringan,” katanya.(taryani)