Wednesday, 19 June 2019

Mahkamah Kontitusi Siap Terima Gugatan Pilpres 2014

Rabu, 16 Juli 2014 — 22:29 WIB
Mahkamah Konstitusi-n

JAKARTA (Pos Kota) – Mahkamah Konstitusi (MK) siap menerima permohonan gugatan sengketa Pilpres 2014, paling lambat 25 Juli 2014. Dengan catatan KPU sudah menetapkan rekapitulasi suara Pilpres, 22 Juli.

“Sesuai Peraturan MK terbaru, pengajuan permohonan sengketa Pilpres adalah 3 x 24 jam paling lambat sudah diajukan ke MK, sejak penetapan perolehan suara Pilpres secara nasional oleh KPU,” ujar Janedri M. Ghafar di Gedung MK, Jakarta, Rabu (16/7).

Janedri menyatakan institusinya juga memberi waktu selama 1 X 24 jam kepada para penggugat
guna memperbaiki, jika giugatan tidak lengkap.

“Bila diputus pada tanggal 22 Juli, maka tanggal 25 Juli adalah paling lambat dan untuk perbaikan gugatan ditambah selama 1 x 24 jam. Sebab, sesuai peraturan, tiga hari setelah berkas masuk, sidang dimulai,” jelas Janedri.

Dia menjelaskan sidang perdana sengketa Pilpres dimulai, 6 Agustus, karena berbenturan dengan Idul fitri, maka tanggal 21 Agustus gugatan sudah diputus, sebab sesuai ketentuan selama 14 hari kerja sudah diputus oleh MK.

“Itu juga dengan catatan, kalau pengumuman KPU, pada 22 Juli. Kalau molor sesuai jadwal, tentu akan ada perubahan lag,i” terang Jenedri.

SALING-GUGAT

Sementara itu tim advokasi dari Capres-Cawapres nomor satu, Habiburokhman, menyatakan siap sebagai penggugat atau tergugat terkait sengketa Pilpres.

“Secara umum, kami akan fokus pada tiga masalah, pertama politik uang, perampasan formulir C1 yang terjadi di sejumlah daerah dan dugaan tidak netralnya aparat,” tukasnya di gedung MK, Jakarta, Rabu.

Pernyataan senada disampaikan oleh kuasa hukum Tim Jokowi-JK Sirra Prayuna‎, secara terpisah. “Kami sudah biasa beracara di MK. Jadi, tidak ada yang dikhawatirkan,” katanya.  (ahi/d)