Tuesday, 23 May 2017

Tiga PNS di ESDM Diperiksa KPK

Selasa, 22 Juli 2014 — 17:46 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami penyidikan kasus dugaan korupsiĀ  penggunaan anggaran dana Kesetjenan di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menjerat eks Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karno dengan memeriksa saksi-saksi.

Selasa (22/7), penyidik memeriksa tiga saksi, yakni PNS Kementerian ESDM (biro umum) Sutejo Sulasmono, dan pihak swasta, Wishnu CH Hidayat, serta Teuku Bahagia.

“Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka WK (Waryono Karno),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Selasa (22/7).

Teuku Bahagia sendiri sebelumnya baru saja dicegah KPK berpegian ke luar negeri, bersama dua orang pihak swasta, yakni Direktur Ilex Muskindo, Jasni dan karyawan PT Kalista Bintang Persada, Poppy Dinianova. Larangan ke luar negeri berlaku sejak 18 Juli 2014 hingga enam bulan ke depan.

Dalam kasus ini, Waryono diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam penggunaan anggaran di Kementerian ESDM pada tahun 2012 senilai Rp25 miliar yang terdiri dari berbagai pengadaan barang dan jasa. Dari kasus ini negara mengalami kerugian sebesar Rp9,8 miliar.

Waryono dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (yulian/d)