Thursday, 15 November 2018

Lapak Barang Bekas di Ciracas Dikeluhkan Warga

Jumat, 1 Agustus 2014 — 7:55 WIB
lapakbekas

CIRACAS (Pos Kota) – Warga Jalan Rawa Babon, RT 012/04 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur mengeluhkan berdirinya tiga lapak penampungan barang bekas yang ada di lingkungan rumah mereka. Pasalnya kehadiran lapak tersebut mencemari lingkungan dan menyebabkan bau.

Duga, 26,  mengungkapkan, sejak berdiri empat bulan lalu, penampungan barang bekas tersebut kerap kali mengeluarkan bau busuk, dan amis. Padahal, antara tempat penampungan dan rumahnya berjarak sekitar 300 meter. “Karena baunya jadi membuat kami (warga) menolak penampungan tersebut,” katanya.

Duga juga mengaku, warga RW 04 telah berungkali menolak pembangunan penampungan barang bekas di sekitar lingkungan mereka. Namun, penolakan warga tak digubris pemilik lapak lantaran adanya pihak yang bermain dalam pembangunan lapak-lapak penampungan barang bekas itu. “Saya yakinnya ada yang membekengi, karena mendapat jatah dari tempat itu,” ungkapnya.

Untuk itu, Duga pun meminta aparat terkait untuk meninjau dan menertibkan lapak-lapak tersebut.Karena kalau dibiarkan terus, penyakit akan terus menghantui warga. “Kalau lapak ini tidak segera ditertibkan, wilayah RW 04 saat ini justru mirip menjadi tempat penampungan sampah,” ungkapnya.

Camat Ciracas Rommy Sidartha menuturkan, pihaknya telah mendapatkan laporan keresahan warga. Jika memang terbukti mencemari lingkungan, maka pihaknya akan menutup lokasi tersebut.

” Saat ini kami sedang mencari informasi kebenarannya. Apakah memang benar mencemari, dan apakah ada pihak-pihak seperti Lurah, RT, dan RW terlibat atas berdirinya lapak tersebut,” katanya.

Pihaknya lanjut Rommy, akan menelusuri, status kepemilikan lahan tersebut. Dimana jika lapak tersebut didirikan harus ada persetujuan dari warga sekitar. “Salah satu syaratnya harus ada izin dari warga sekitar. Karena itu akan berdampak langsung kepada warga. Dalam waktu dua sampai tiga hari, kami akan bahas semua temuan di lapangan,” katanya. (Ifand)

 

Foto ilustrasi