Tuesday, 18 June 2019

Angkutan Terintegrasi Busway Terapkan Tiket Elektronik

Sabtu, 2 Agustus 2014 — 21:24 WIB
Halte busway

Halte busway

JAKARTA (Pos Kota) – Penerapan tiket elektronik (e-ticketing) bakal dilakukan terhadap Kopaja AC, Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB) dan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB).  Kebijakan ini menyusul telah diterapkan sistem tersebut pada bus Transjakarta mulai Jumat (1/8) lalu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Muhammad Akbar mengatakan telah mendorong kedua angkutan ini untuk juga menerapkan e-ticketing. Sehingga integrasi dua moda ini dengan bus Transjakarta dapat berjalan maksimal, penumpang tidak lagi repot membeli dua tiket.     Tiket untuk APTB, Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB), dan Kopaja AC tidak lagi dijual di shelter Transjakarta karena masih berupa karcis. Penumpang harus membeli tiket dua kali jika harus naik dari shelter Transjakarta.

Dengan demikian, penumpang Kopaja AC, APTB, dan BKTB, harus membayar tiket masuk halte busway sebesar Rp3.500. Kemudian membayar tiket Kopaja AC, APTB, dan BKTB saat menaiki transportasi umum tersebut.
“Jadi sementara waktu, APTB, Kopaja AC dan BKTB baru terintegrasi secara fisik. Belum menyentuh pada sistem pembayaran karena masih menggunakan tiket manual. Sedangkan Transjakarta mengarah ke tiket elektronik,” kata Akbar.

ISI ULANG

Untuk memaksimalkan penggunaan e-ticket, Akbar menyatakan sedang berupaya agar alat top-up atau isi ulang e-ticketing di seluruh Transjakarta disediakan di sleuruh halte.

Sebelumnya penggunaan e-ticket sudah dilakukan di halte-halte ujung keberangkatan, yakni di halte Pluit, Pinangranti, Kampungrambutan, dan PGC 2.

Sejak diluncurkan pada awal 2013 lalu, pengguna tiket elektronik masih jauh dari harapan. Dari sekitar 350 ribu penumpang Transjakarta per harinya, baru sekitar 20 persen saja yang menggunakan tiket elekronik.
Karena baru bisa digunakan di beberapa koridor seperti Koridor I (Blok M Kota), dan IX (Pinangranti-Pluit). Padahal, di moda Transportasi KRL, tiket elektronik sudah digunakan. PT Gama Tekno Indonesia menjadi operator gerbang Electronic Data Capture (EDC) untuk sistem pembayaran elektronik di Transjakarta.(john)