Tuesday, 17 September 2019

Pemerintah Harus Segera Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Yang Tertunda

Sabtu, 2 Agustus 2014 — 10:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah harus mendorong percepatan realisasi infrastruktur yang tertunda guna meningkatkan daya saing dan menekan biaya ekonomi tinggi yang masih terjadi di Tanah Air.

“Pembangunan infrastruktur yang tertunda harus cepat direalisasikan,” kata Peneliti Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Ina Primiana .

Menurut Ina, percepatan realisasi infrastruktur  terutama pada akses jalan dari dan ke pelabuhan serta kawasan industri yang mesti dapat diselesaikan dengan segera.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan pula pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah yang perlu ditingkatkan.

Ia menegaskan, sinergi antara kementerian/lembaga mutlak dibutuhkan untuk menghindari kebijakan yang tanpa koordinasi. “Perhatikan kebutuhan yang dapat meningkatkan daya saing dan seluruh fasilitas untuk menekan biaya ekonomi tinggi,” katanya.

Program pembiayaan terhadap pembangunan infrastruktur menjadi sorotan penting bagi Bank Dunia antara lain karena adanya permintaan yang meningkat terkait hal tersebut dari negara-negara berkembang.

Sebelumnya, Ekonom Citibank Indonesia Helmi Arman mengemukakan, pemerintahan mendatang hasil dari Pemilihan Umum 2014 perlu melakukan penguatan sektor berorientasi ekspor dan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dengan pertumbuhan global yang melambat, reformasi struktural dibutuhkan untuk mempertahankan pertumbuhan perekonomian di atas lima persen. Diperlukan penguatan sektor-sektor berorientasi ekspor sebagai sumber devisa,” kata Helmi Arman.

Karena itu, ujar dia, perlu pula penguatan pembangunan infrastruktur yang lebih baik pada periode 2014-2019 untuk menunjukkan bangkitnya investasi dan perekonomian negara. Apalagi, ia mengingatkan bahwa dengan sorotan dan perhatian yang diberikan oleh masyarakat internasional, Pilpres 2014 juga bisa memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mengukuhkan posisinya di mata dunia.(Tri)