Thursday, 14 December 2017

Ditinggal Mudik, Belasan Rumah Terbakar di Kelapa Gading

Minggu, 3 Agustus 2014 — 14:16 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

KELAPA GADING (Pos Kota)- Belasan rumah warga yang sedang ditinggal mudik di Jalan Tabah Raya, RT 01/09, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara rata dengan tanah akibat di lalap dijaga merah, Minggu (3/8). Akibatnya, 15 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 55 orang terpaksa pengungsi di tenda dan rumah warga sekitar.

Belum diketahui penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.50 dini hari tadi. Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik disalah satu rumah mewah yang ada di lokasi. Kobaran api padam sekitar pukul 05.00 setelah 20 unit mobil pemadam dari Sudin Damkar dan Penanggulangan bencana dikerahkan ke lokasi.

Kasudin Damkar dan PB Jakarta Utara, Frans Hoden Silalahi, mengatakan bahwa kebakaran berasal dari rumah salah satu warga yang berinisial T. Diduga, kebakaran terjadi akibat arus pendek.

“Asalnya dari rumah salah seorang warga. Diduga akibat arus pendek. Meski begitu kasus ini sudah ditangani oleh petugas Pola Kelapa Gading, untuk memastikan penyebab sebenarnya,” katanya.

Untuk memadamkan api, Frans mengatakan menerjunkan sebanyak 20 unit pemadam kebakaran. Namun petugas mengalami kesulitan karena banyak material yang mudah terbakar mengakibatkan sulitnya pemadaman.

Meski begitu dalam kurun waktu kurang dari 3 jam api berhasil di kuasai. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut. Akibat peristiwa itu kerugian, ditaksir mencapai Rp 750juta.

Lurah Kelapa Gading Barat, Sugiharto Timbo, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan pemersiapan tanggap darurat. Dikatakannya, dilokasi kebakaran, selain 15 KK yang menjadi pengungsi, kebakaran juga mengakibatkan 45 KK lain menjadi korban.

“Di satu bangunan rumah itu ada lebih dari satu KK. Hingga siang, datanya sudah ada 60 KK sedangkan jiwanya masih kita data,” ujarnya.

Secara terpisaj, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Ika Lestari Adji, yang di hubungi mengatakan pihaknya sudah mengirim bantuan kepada korban kebakaran. Sebanyak 50 paket makanan dan tenda di kirim ke lokasi.

“Untuk makan, pagi tadi sudah kita kirim sebanyak 50 bungkus nasi. Tenda juga sudah di kirim untuk penampungan,”kata Ika.

(wandi/sir)

Foto Ilustrasi

 

  • Mangap

    Harusnya saat pulang mudik lama listrik dimatikan semua