Wednesday, 19 September 2018

Dulu Hobi, Kini Syarifudin Jadi Pedagang Batu Akik

Sabtu, 9 Agustus 2014 — 17:56 WIB
Pedagang batu akik Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur

Pedagang batu akik Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur

PENGALAMAN menjadi guru terbaik. Demikian pula prinsip Syarifudin, penggemar batu aji di Gems Center Grand Cakung, Jakarta Timur. Dengan pengalaman menjadikannya kenal bahkan hafal jenis-jenis batu aji yang kini jadi usahanya.

Pria asal NTB ini mengaku dari pengalaman telah menjadikan hobi batu aji berbuah baik. Kini ayah dua putra ini telah membuka konter berbagai batu aji di pusat batu Grand Cakung dan mulai banyak pelanggan.

Pengalaman lain yang menjadi motivasi adalah pernah kehilangan batu berharga saat pameran. Kerugian sekitar Rp 8 juta tak menjadikannya jera. Tetapi justru memacu untuk lebih profesional dan hati-hati karena batu aji memang lagi booming.

Mantan PNS di satu kementerian ini mengharapkan ke depan usahanya makin maju. Beragam dan banyaknya jenis batu baik dari dalam negeri atau manca negara menjadikan bisnis batu semakin semarak.

“Prinsipnya jangan pernah menyerah. Pensiun bukan berarti habis segalanya, tetapi harus terus berkarya,” katanya.

Syarif juga berharap booming batu aji bisa membawa keberkahan semuanya. Juga, batu lokal yang kualitasnya tak kalah akan kian di kenal di manca negara. (chotim)

Teks; Syarifudin, pensiunan PNS yang geluti usaha batu aji di Gems Center Grand Cakung.