Wednesday, 21 November 2018

Janji Tak Ditepati, Warga Blokir Gerbang Pabrik Gula

Senin, 11 Agustus 2014 — 15:06 WIB
urug

CILEGON (Pos Kota) – Gara-gara ganti rugi tanah tak kunjung direalisasikan puluhan warga Lingkungan Tegal Buntu, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon melakukan aksi di gerbang PT Permata Dunia Sukses Utama (PDSU), Senin (11/8). Warga yang kesal memblokir jalan masuk pabrik pabrik gula rafinasi itu dengan menggunakan tanah.

“Warga bosan dan kesal dengan janji-janji yang diberikan oleh pihak PT PDSU,” ungkap Rahmat, koordinator aksi.

Rahmat mengatakan, aksi itu dilakukan lantaran warga kesal terhadap janji perusahaan yang tidak kunjung melakukan ganti rugi terhadap lahan sawah milik warga. “Kita selalu dijanjikan melulu, bahwa pihak perusahaan akan mengganti lahan warga dengan harga Rp500 ribu per meter,” ujarnya.

Dipaparkan, sejak adanya aktivitas pabrik itu, 2,5 hektare lahan sawah milik warga sudah tidak bisa digarap lagi karena tergenang air akibat pengelolaan drainase pabrik yang tidak baik. Warga bersama pihak perusahaan, sambungnya, sebelumnya sudah menyapakati tiga keputusan, namun dari ketiganya hingga saat ini tak kunjung terealisasi.

“Awalnya pihak perusahaan berjanji akan menguras sawah warga yang tergenang, memberikan kompensasi setahun dua kali, dan opsi yang ketiga yaitu ganti rugi lahan. Tapi kesepakatan itu tak kunjung direalisasi,” terangnya.

Berdasarkan pantauan, aksi itu masih mendapatkan pengawalan aparat dari Polsek Ciwandan dan Polres Cilegon. Untuk membersihkan tanah berada di pintu masuk, pihak perusahaan terpaksa mendatangkan kendaraan berat. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan. (haryono/yo)

Teks foto: Warga mengurug akses jalan menuju pabrik gula. (haryono)