Monday, 19 August 2019

Sosialisasi Soal AIDS Terhadap Waria di Sukabumi

Rabu, 13 Agustus 2014 — 19:32 WIB
waria

SUKABUMI (Pos Kota) – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kembali  menggiatkan sosialisasi pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Sasaran  kali ini pada komunitas Waria di wilayah IV Palabuhanratu. Upaya ini untuk menekan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi.

Sosialisasi tersebut dilakukan di Kantor UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Palabuhanratu. Dalam kesempatan itu hadir Bupati Sukabumi, Sukmawijaya yang juga Ketua KPA Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/8).

“Sosialisasi ini ajang pengetahuan bagi masyarakat tentang pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Terutama, kepada generasi muda yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS,” ujar Sukmawijaya.

Menurut Sukmawijaya, selama ini penyebaran HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik narkoba dan hubungan seks bebas. Kedua penyebab ini menjadi perhatian khusus KPA Sukabumi. Sehingga perlu menyentuh masyarakat dengan memberikan pengetahuan pencegahan dengan cara prilaku hidup sehat.

“Untuk mencegah terkena HIV/AIDS, masyarakat harus menghindari menggunakan narkoba dan seks bebas. Prilaku resiko itu dapat dicegah dengan membiasakan pola hidup sehat,” katanya.

Di tempat sama, Sekretaris KPA Kabupaten Sukabumi, dr. Asep Suherman mengatakan, KPA mencatat jumlah pengidap HIV/AIDS pada 2014 di Kabupaten Sukabumi mencapai sebanyak 62 ODHA (orang hidup dengan HIV dan AIDS). Mereka yang terdeteksi sudah di akses obat agar virus-nya tidak menggeroti tubuh ODHA yang terinveksi.

“Dalam program pencegahan, KPA telah membuka outlet HIV/AIDS. Mereka yang ingin mendapatkan pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS, dapat di akses disini,” jelasnya.

Asep menerangkan, peserta yang mengikuti sosialisasi berasal dari komunitas waria ini belum tahu tentang HIV/AIDS. Sehingga pengetahuan tentang pencegahan penyebaran HIV/AIDA akan makin digiatkan untuk kalangan komunitas dan masyarakat.

“Pencegahan paling efektif itu jangan dekat dengan cara berprilaku tak sehat. Seperti, hubungan seks bebas dan penggunaan jarum suntik narkoba. Jika ingin aman, dapat melalui program penularan transmisi seksual dengan menggunakan kondom,” cetusnya. (sule)

Teks: Komunitas waria dapat sosialisasi pencegahan HIV/AIDS