Wednesday, 14 November 2018

Motor Pelaku Tertinggal, Wartawan Ditembak Perampok di Medan

Minggu, 17 Agustus 2014 — 9:59 WIB
Ilustrasi mayat. (arif)

Ilustrasi mayat. (arif)

MEDAN (Pos Kota)- Tindak kekerasan terhadap wartawan di Medan kembali terjadi. Kali ini Roy Simorangkir,31, penduduk Jalan Geperta Ujung, Medan, wartawan satu media massa di Medan, terpaksa mendapat perawatan di RS Elisabeth setelah ditembak perampok.

Pengakuan korban, Sabtu (16/8) malam, pelaku sebanyak 6 orang. Saat itu korban hendak pulang ke rumah sehabis membuat laporan di kantor. “Usai saya bekerja sekitar pukul 02.00 Wib, saya hendak pulang ke rumah,”akunya di RS Elisabeth Medan.

Saat melintas di Jalan Cempaka, masih kata korban, tiba-tiba dua orang pria mengendarai Yamaha Vixion memepet sepeda motor Ninja Warior yang ditunggangi korban.

Kemudian pelaku langsung mencabut kunci kereta korban. Sempat terjadi pergumulan antara korban dan pelaku.

Namun, tak berapa lama kemudian empat pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor datang ke lokasi dan menembak korban dengan air softgun.

Pelaku membawa kabur sepeda motor korban, namun satu unit sepeda motor pelaku tinggal di lokasi kejadian.

Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta mengatakan kalau sepeda motor mio BK 3589 OW milik para pelaku yang tertinggal saat beraksi, menjadi satu langkah untuk mengungkap kasus perampokan ini.

“Ya betul, kita sedang berupaya melakukan pengecekan nomor rangka mesin ke Dirlantas Poldasu untuk mengetahui siapa pemilik sepeda motor tersebut,” ucap Nico.

Nico meminta agar pelaku menyerahkan diri, dan bila tidak akan ditindak tegas.

(samosir/sir)