Friday, 16 November 2018

Gunakan Zat Kimia Berbahaya

Pabrik Obat Palsu Digerebek BPOM

Senin, 18 Agustus 2014 — 20:26 WIB
pabrik1

TANGERANG (Pos Kota) РPabrik obat tradisional ilegal di Jalan Raya Serang, KM 26, No 37, Kecamatan Balajara, Kabupaten Tangerang digerebek Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat, Senin (18/8). Pabrik tanpa nama itu disinyalir menggunakan bahan kimia obat berbahaya  dalam kandungan obat tradisional palsu tersebut.

Selain mengamankan seorang pengawas pabrik berinisial Why, petugas juga mengangkut ribuan obat tradisional palsu berbagai merk yang siap edar dan 15 mesin produksi ke dalam truk. Sang pemilik pabrik terancam dijerat dengan Pasal 197 UU kesehatan No 36 Tahun 2009 dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Sebanyak 36 jenis obat tradisional palsu kami sita sebagai barang bukti, ungkap Hendri Siswadi, Kepala Penyidikan BPOM pusat.

Hendri menjelaskan, obat tradisional palsu itu menggunakan bahan-bahan kimia obat berbahaya sehingga akan berdampak buruk bagi penggunanya. Selain menggunakan bahan-bahan berbahaya, obat-obat tersebut dibuat oleh orang tidak berkompeten dibidangnya.

“Apabila sering digunakan akan merusak jantung, hati dan saraf. Sangat berbahaya sekali,” ungkap Hendri.

Lanjut Hendri, peredaran obat tradisional tersebut pun sudah sangat luas. Obat palsu itu bisa ditemukan di seluruh Indonesia. Saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa pemilik pabrik tersebut.

“Beredarnya sangat luas. Di Medan saja pihaknya pernah menemukan obat palsu ini,” ujarnya. (Imam)