Thursday, 23 November 2017

Hari Pertama Satgas SBJ

Sembilan Orang Pasien Jalani Operasi di Raja Ampati

Rabu, 20 Agustus 2014 — 12:46 WIB
armatim-sub

PAPUA (Pos Kota) – Tim medis Satuan Tugas (Satgas) Operasi Bhakti TNI AL Surya Bhaskara Jaya LXIII dibawah pimpinan Kolonel Laut (P) Octavianus Budi Susanto, di hari pertama semenjak tiba di Waisai, Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Papua Barat, telah berhasil melakukan 9 kali operasi terhadap pasien warga kampung setempat.

Semenjak tiba di Waisai Raja Ampat, Tim medis Satgas SBJ LXIII memang harus kerja keras, karema sebelum pendaftaran pengobatan masal dibuka masyarakat setempat sudah berbondong-bondong menunggu dan antri untuk mendapatkan pelayanan pengobatan yang diberikan secara gratis oleh TNI AL melalui Satgas tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketemukan 9 orang pasien termasuk anak-anak yang harus segera mendapatkan pertolongan medis melalui operasi. Operasi dilaksanakan oleh tim dokter spesialis yang sudah berpengalaman sesuai dengan bidang profesinya. Sebelum operasi dilaksanakan, 9 orang pasien tersebut menjalani beberapa tahapan pemeriksaan medis.

Pelaksanaan operasi berlangsung di atas Kapal Perang Rumah Sakit Apung KRI dr. Soeharso-990 dari jajaran Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmatim yang sedang bersandar di dermaga Pelabuhan Umum Waisai, Raja Ampat. Pada hari itu, Tim medis SBJ LXIII harus bekerja keras menangani operasi itu, siang dan malam seakan tak kenal lelah.

Kerja keras yang dilakukan Tim medis SBJ Raja Ampat tersebut menuai hasil memuaskan, karena ke 9 orang pasien tersebut telah berhasil menjalani operasi dengan lancar. Ke 9 orang pasien tersebut, yaitu masing-masing atas nama Yance (18) menderita Hernia Ingunalis Lateralis (HIL), Ludi (31) oftipasi, Noventus (10) sakit Hernia , Oktavianus (11) sakit Hernia, Windi (Labio Plasti), Zaenudin (Hernia), Hanafi (Lipoma), dan Ny. Sarah (48) menderita Soft tissue tumor region pedis. Diantara ke 9 penderita itu, yang masih dalam perawatan medis setelah operasi (post ops) hingga hari ini. Rabu (20/8) ada 7 penderita, bila kondisi sudah pulih kembali akan rawat jalan.
Kadispenarmatim
Letkol Laut (KH) Abdul Kadir