Tuesday, 13 November 2018

Renovasi Gedung Mangkrak

Anggota DPRD Bogor Yang Baru Bingung

Sabtu, 30 Agustus 2014 — 6:39 WIB
ilusang

BOGOR (Pos Kota) – Mangkraknya  renovasi Gedung DPRD Kabupaten Bogor, membuat sejumlah anggota dewan periode 2014-2019 atau wajah baru kebingungan. Mereka kaget mengetahui belum tersedianya ruang rapat pimpiman dewan maupun ketua fraksi apalagi ruang rapat.  Selain itu, mereka mengaku bakal tak nyaman bekerja lantaran di lingkungan kerjanya  banyak debu bertebaran.

“Lho kalau mau rapat di mana?” ucap Rizki, anggota dewan wajah baru Jumat. Dia dan  30 anggota dewan wajah baru lainnya diajak  keliling di sekitar gedung dewan, tempat mereka bekerja. Saat melihat terbengkalainya  gedung wakil rakyat yang sebelumnya  digunakan buat rapat paripurna, berikut ruang kerja pimpinan dewan dan fraksi mereka kaget dan bingung.

“Ruangan  pimpinan dewan juga belum ada. Selama ini mereka berkantor di mana?” tanya anggota dewan lainnya.  Diberondong sejumlah pertanyaan seperti ini Kabag  Tata Usaha dan Perlengkapan DPRD Kabupaten Bogor Indra Komara  yang mengajak mereka, hanya tersenyum. “Rehab gedung dewan terbengkalai setelah diketahui pemborongnya di black list oleh oleh Lembaga Kajian Pengadaan Barang dan Jasa (LKPBJ) Badan Perencanaan Nasional (Bapppenas),” katanya.

Menurutnya, pihaknya bersama pemborong PT  PT Gunakarya Nusantara  sudah bertemu membahas kelanjutan renovasi gedung ini. Namun pihaknya  belum berani mengambil keputusan dilanjutkan atau mencari pemborong lainnya.”Kami tak mau tersangka hukum di kemudian hari, sebab itu kami minta pendapat hukum dari Kejari Cibinong,” katanya.

Dia juga mengatakan, selama direnovasi , ruang rapat baik paripurna atau rapat fraksi diungsikan ke Gedung Serba Guna atau Tegar Beriman, di areal Kantor Bupati Bogor. “Sedangkan ruang kerja pimpinan menempati ruang rapat  dan sebagian  di sekitar ruang kerja anggota dewan,” katanya.

Terbengkalianya renovasi gedung ini juga dikeluhkan angota dewan. “Jika terus dibirakan seperti ini, bagaimana kita nyaman bekerja. Dapat dipastikan kami bakal menghiup debu setipa hari. Lihat saja, debu  dari material bangunan yang dbiarkan berserakan seperti tu,” ujar Dedi Aroza, anggota dewan dari PKS.

Pertanyaan anggota dewan ini hanya bisa dijawab Indra Komara dengan tersentyum kecut lalu minta anggota dewan bersabar. Perbaikan gedung in tujuannya untuk perbaikan dan kenyamanan anggota dewan dan stafnya. “Jangan hanya karena debu, kinerja wakil rakyat menurun,” pintanya. (iwan)

Teks; Renovasi Gedung DPRD Kabupatena Bogor kini terbengkalai sejak bulan Ramadhan lalu. (iwan)