Sunday, 18 November 2018

Razia Angkutan di Terminal Blok M

Senin, 1 September 2014 — 21:35 WIB
Metro Mini

Metro Mini

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Puluhan angkutan kota dan bus di Terminal Blok-M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dirazia, Penumpang kebingungan saat akan  naik bus di pintu keluar  terminal Senin (1/9) petang.

Polisi berpakaian preman maupun Polantas bersama Dishub dan Satpol PP gencar menertibkan kawasan Terminal Blok-M menjadi Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Bus yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat ditindak.

Pantauan Pos  Kota di lokasi operasi tersebut dimulai pukul 16:30. Penumpang yang biasa menunggu angkot pilihannya di pintu keluar Terminal Blok-M  kebingungan karena tidak ada bus yang mau berhenti.

Salah satu calon penumpang menanyakan kepada petugas kenapa tidak boleh  masuk ke pintu keluar. “Kenapa Pak kita boleh lewat sini?,” tanya calon penumpang.

” Selarang tidak boleh menunggu angkot di luar terminal demi ketertiban lalulintas,” tutur petugas Satpol PP.

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Nalzy Harahap yang ikut dalam operasi  tersebut sempat mengamankan dua timer angkot . “Ya kami dapat laporan bahwa ada preman maka kami tindak,” kata Kapolsek.

Kasat Lantas Polres Jaksel, AKBP Sutimin mengatakan pihaknya mengerahkan puluhan petugas untuk menilang 57 angkot yang melanggar. “Dari ojek, Bajaj, maupun sopir angkot kita tindak ,” tutur AKBP Sutimin. (adji)

Teks  : Suasana razia di Terminal Bus Blok M Kebayoran Baru