Monday, 22 January 2018

Angkot Lawan Arus, Izin Trayek Dicabut

Kamis, 4 September 2014 — 8:40 WIB
ilusang

JAKARTA (Pos Kota) – Lalu lintas  di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat semakin semrawut. Selain adanya pakir liar, juga disebabkan angkot yang banyak melawan arus.  Dinas Perhubungan DKI Jakarta ancam  mencabut izin trayek angkot bersangkutan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar, tidak menampik bila banyak Mikrolet yang melanggar lalu lintas dengan melawan arus. Seperti  di Jalan Mangga Dua Raya mengarah ke Stasiun Kota. “Itu pelanggaran, petugas harus menindak tegas,” katanya, Rabu (3/9).

Akbar menegaskan angkot (angkut kota) yang melawan arah akan mendapat sanksi berat. “Peringatan itu dua kali dikasih surat. Ketika masih bandel juga, peringatan ketiga izin trayek dicabut,” tegasnya.

SEROBOT JALUR BUSWAY

Seperti diketahui banyaknya pelanggaran dapat dilihat dekat Halte Pangeran Jayakarta. Sopir Mikrolet kerap menyerobot jalan khusus Transjakarta melalui jalur putar balik sebelum halte tersebut. Tujuannya tak lain untuk mangkal di depan Stasiun Kota dengan cara instan.

Mereka melakukan hal ini untuk menghindari kemacetan di lampu lalu lintas depan Stasiun Kota arah Asemka atau Jembatan Lima. Sopir enggan memutar jauh yakni ke Terminal Kota Intan atau menyerobot lagi di putaran belakang shelter di Kota.

Diakui Akbar, peringatan terhadap pelanggar yang melawan arah itu tidak hanya untuk angkot saja, melainkan juga untuk seluruh pengguna jalan. Pelanggar akan mendapatkan sanksi tilang di lokasi saat kejadian sebagai tindakan tegas. (john/st)

Teks Gbr:
Karikatur:

  • kotak iman

    AYO BUKTIKAN JANGAN CUMA TEORI TILANG AJA PAK BOS

  • bagong

    gw yakin kagak bakal berani…!!

  • Mangap

    Aneh, yang salah sopirnya. kenapa ijin trayek yang di cabut ?
    Harusnya ya SIM sopirnya yang dicabut. dan untuk mendapatkan SIM baru harus dipersulit. biar takut