Monday, 22 October 2018

Diduga Pungli Orangtua Murid, Disdik DKI Periksa Kepala dan Guru SDN

Jumat, 5 September 2014 — 13:48 WIB
ilusorang

JAKARTA (Pos Kota) – Dinas Pendidikan DKI Jakarta saat ini tengah mendalami kasus dugaan pungli di SDN 05 Pagi Malaka Jaya, Cipayung. Kepala sekolah dan guru yang menerima uang jutaan rupiah dari orangtua murid tengah diperiksa.

“Benar, kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap Kasek dan guru yang diduga menerima uang pungli,” ujar Kadisdik DKI Lasro Marbun, Jumat (5/9). “Jika terbukti bersalah, tentu keduanya akan ditindak tegas,” tambahnya.

Kepala SDN 05 Pagi Malaka Jaya, Dwi Wahyuni dan Bustami guru yang juga merangkap petugas Tata Usaha, dilaporkan orangtua siswa ES main pungli jutaan rupiah terhadap siswa pindahan dari sekolah lain. Masing-masing siswa dikenakan pungutan mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 7 juta. Dalihnya, uang itu akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah ruang di sekolah.

Menurut Dwi kalau cuma mengandalkan BOP Rp5 juta/bulan, pihaknya tak bisa memperbaiki ruangan tersebut, sehingga terpaksa meminta secara sukarela terhadap enam orangtua murid yang anaknya pindah ke sekolah tersebut.

Lasro menegaskan apapun alasannya, pihak sekolah dilarang keras memungut uang dari murid atau orangtuanya. Apalagi pungutan itu sampai mencuat ke luar, sehingga jika Kasek berdalih uang itu diberikan secara sukarela, sulit dipercaya. “Intinya kami akan memeriksa seluruh pihak terkait untuk mengetahui kondisi sebenarnya,” kata Lasro.

Untuk memberi efek jera kepada para guru, katanya, Disdik akan memberikan sanksi tegas kepada pemain pungli di sekolah. “Jika terbukti bersalah, minimal tugas mereka akan dipindah ke tempat lain,” tambah Lasro.

(joko/sir)

Foto: Istimewa

  • Pak Supadi

    pungli walimurid dgn dalih apapun itu nmnya ya ” K O R U P S I ” Bos LASRO MARBUN, sanksinya ya hrs dipecat dan diproses Hukum dong