Saturday, 17 November 2018

Dibangun di Marunda

Nama Bandara Itu Ali Sadikin International Airport

Jumat, 12 September 2014 — 16:21 WIB
Pesawat Merpati

Pesawat Merpati

GAMBIR (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI  Jakarta Ahok menyatakan  bandar udara (bandara) yang akan dibangun di kawasan Marunda, namanya diganti menjadi Ali Sadikin International Airport (ASIA). “Nama itu lebih mudah diingat dibanding rencana semula Si Pitung. Apalagi Bang Ali dikenal sebagai mantan gubernur legendaris,” ujar Ahok di Balaikota, Gambir, Jumat (12/9).

Bandara bertaraf internasional itu  dibangun di lokasi baru yang merupakan proyek reklamasi 17 pulau di teluk Jakarta. Proyek ini merupakan bagian  dari proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang terdiri dari pembangunan 17 pulau baru yang didisain mirip burung garuda dan pembuatan bendung laut raksasa alias Giant Sea Wall (GSW) yang akan dibangun di kawasan pesisir dari Cilincing sampai Penjaringan.

Mega proyek yang melibatkan 6 pengembang besar ini memang masih lama direalisasi. Namun mulai awal tahun 2015, pihak pengembang sudah mulai menguruk kawasan laut menjadi pulau baru. “Bandara tersebut akan dibangun di salah satu pulau tersebut. Pembangunan bandara diperkirakan memakan waktu tiga tahun dan dilakukan setelah pulau baru sudah terbentuk,” paparnya.

Ahok mengatakan, pihaknya akan mengadakan ‘beauty contest’ (tender) untuk menentukan pelaksana pembangunan bandara ini. “Kita lihat tahun depan mudah-mudahan sudah bisa dibangun bandara tersebut,” ucap Ahok pengembang yang terlibat masih komit dan membentuk konsorsium yang terdiri dari  Fuhai Group asal Tiongkok, Wiratman Group, Intiland, Pembangunan Jaya Ancol, Agung Podomoro, dan Jakarta Propertindo.

Menurutnya nama Ali Sadikin yang akan digunakan untuk bandara tersebut sangat tepat. “Selain namanya mudah diingat masyarakat dunia, sekaligus sebagai penghormatan kepada mantan gubernur yang memimpin DKI Jakarta dari tahun 1966 sampai 1977,” pungkas Ahok. (Joko)