Saturday, 20 October 2018

Puluhan Diduga Preman Senen dan Monas Diangkut Polisi

Minggu, 14 September 2014 — 18:33 WIB
preman

KRAMAT (Pos Kota)- Polisi terus memerangi pelaku kejahatan yang semakin brutal. Kali ini puluhan bandit Monas dan Senen,  terjaring petugas di pangkalan Jalan Medan Merdeka, dan Senen Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/9).

Dalam operasi itu 44 orang yang terjaring, petugas juga menyita empat senjata tajam dan dua linting ganja. Kini mereka  diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Pusat, sedang 4 senjata tajam tak bertuan ditemukan di pinggir jalan disita petugas. “Mungkin senjata tajam itu milik salah satu tersangka, karena ada razia, golok dibuang mereka,”tegas Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo.

Kasat Reskrim AKBP Tatan Dirsan Atmaja, yang memimpin operasi merasa bangga karena puluhan pria yang terjaring itu diduga preman yang meresah warga di kawasan Monas dan Stasiun KA Senen, dan mereka ini juga tidak segan-segan melukai korban jika permintaan tak dikabuli.

Sekitar pukul 00:00, puluhan petugas kepolisian dari Mapolres Pusat sebelum melakukan razia terlebih melakukan apel di halaman Mapolres, setelah mendengar arahan dari Kapolres Hendro Pandowo, 28 petugas dengan mengendarai motor dan mobil segera meluncur ke dua kawasan yang dianggap rawan aksi kejahatan.

Kawasan Monas yang dikendalikan Kanit Krim-um AKP Ari Susanto,  petugas  menangkap 28 pria yang disinyalir preman yang sering malak dan meras pengunjung. Ketika petugas membekuk preman, petugas menemukan  4 pucuk senjata tajam.

Sedang di kawasan  Senen, petugas juga membekuk belasan orang lagi yang diduga bandit stasiun  dan terminal. Ke 44 pria yang diduga preman  diangkut ke kantor polisi. Setelah di BAP, ternyata sebagian yang terjaring itu tidak memiliki indentitas, dan mereka ini langsung dikirim ke panti sosial di Kedoya, dan tiga yang bisa ditahan karena bawa 1 linting ganja dan.”Kini mereka yang bisa ditahan itu berinsial AJ,24, BD,31, dan AC,33,” tegas AKP Ari Susanto.(Silaen)

  • Mangap

    Harus sering diadakan razia acak di berbagai tempat. Agar jakarta bisa aman. Coba juga tangkap copet yg banyak di angkutan umum