Thursday, 22 August 2019

Penyerapan Anggaran DKI Masih Rendah

Selasa, 16 September 2014 — 11:27 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Memasuki triwulan ketiga, penyerapan anggaran Pemprov DKI baru mencapai 30 persen. Rendahnya penyerapan anggaran lantaran masih banyaknya proyek yang masih masuk dalam tahap lelang di Unit Pelayanan Pengadaan (ULP).

Kepala BPKD DKI Jakarta, Endang Widjajanti mengatakan, anggaran yang terserap secara keseluruhan baru 30 persen dari total anggaran Rp 72,9 triliun. Karenanya dikatakan Endang pihaknya saat ini terus mendorong satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menggenjot penyerapan anggaran. Padahal seperti tahun lalu, ditargetkan penyerapan anggaran mencapai 97 persen.

“Penyeran secara keseluruhan masih di bawah 30 persen. Kita sudah push seluruh SKPD,” kata Endang, di Balaikota, Selasa (16/9).

Dikatakan Endang, salah satu kendala masih rendahnya penyerapan anggaran karena masih banyak kegiatan yang berproses di Unit Layanan Pengadaan barang dan jasa (ULP) DKI Jakarta. Terlebih ULP menangani lebih dari 5.000 kegiatan. Selain itu, banyak dokumen yang dikembalikan dan SKPD diminta untuk melengkapinya.

Meski ada beberapa kendala, ia berharap penyerapan APBD tahun ini bisa lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pihaknya mencatat pada tahun 2012 penyerapan anggarannya mencapai 80 persen dari Rp 41,3 triliun. Kemudian pada 2013 penyerannya meningkat yakni menjadi 82 persen dari Rp 50,1 trilun.

(guruh/sir)