Wednesday, 19 September 2018

Festival Danau Toba Dimeriahkan Permanian Tradisional

Rabu, 17 September 2014 — 21:00 WIB
festivaldanau

MEDAN (Pos Kota) – Festival Danau Toba (FDT) 2014 yang digelar selama lima hari resmi dibuka dan diwarnai permainan tradisional anak-anak pada masa lalu yang diselenggarakan di Museum Batak TB Silalahi Center, Rabu (17/9).

Permainan puluhan anak Sekolah Dasar (SD) menggunakan perlengkapan tradisional seperti tempurung kelapa, bambu, dan tampah. Kemudian, pertunjukan  dilanjutkan dengan tari tortor dan maminta gondang serta eksibisi permainan tradisional Batak Margala.

Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjo Nugroho, mengatakan diharapkan FDT mampu untuk menggugah wisatawan mancanegara melalui informasi dan promosi yang disebarkan.

“Pemprovsu menyambut baik dan gembira, membangun melestarikan kebudayaan, serta meningkatkan destinasi Danau Toba sebagai objek pariwisata,” katanya.

Sementara itu, tokoh Masyarakat Batak, TB Silalahi yang memandu permainan anak-anak tradisional dari Toba Samosir (Tobasa) membenarkan bahwa kebudayaan mesti dilestarikan.

“Dulu permainan-permainan itu sering dimainkan anak-anak. Saat ini sudah jarang dimainkan,” katanya.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwanda, mengatakan Danau Toba bukan hanya milik orang Batak. Oleh karena itu, semua masyarakat harus melestarikan kebudayaannya, menggali potensinya, dan objek wisata.

“Hari ini juga hadir wartawan asing yang berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Irlandia, Belanda, Jerman, Inggris. Tentunya mereka akan mempublikasi Festival Danau Toba,”jelasnya. (samosir)

Teks : Suasana pembukaan Festival Danau Toba