Thursday, 19 September 2019

Jokowi-JK Bisa Tuntaskan Swasembada Pangan Dua Tahun

Kamis, 18 September 2014 — 7:11 WIB
*ist

*ist

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah mendatang bisa mencapai swasembada pangan dalam waktu dua tahun, selambatnya di Tahun 2017. Swasembada itu, beras, jagung, gula, sagu, singkong, kentang, rumput laut, daging dan ikan yang saat ini masih impor.

“Kedaulatan pangan pemerintahan Jokowi-JK harus dimulai dengan melakukan lima strategi dasar untuk meningkatkan swasembada,” papar Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Benny Pasaribu saat berbicara pada diskusi “Membaca Arah Politik Pangan di Era Pemerintahan Jokowi-JK”, di Jakarta, Rabu (17/9).

Pembicara lainnya, Dr. Ahmad Dimyati (Mantan Dirjen Hortikultura), dan Pandu Yuhsina (Pengamat Politik Pangan LIPI-peneliti the Indo Strategy Foundation).

Benny mengatakan lima strategi dasar itu, pengembangan usaha tani berbasis agrobisnis dan agroindustri, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, revitalisasi dan penguatan kelembagaan petani, pengembangan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal melalui revitalisasi dan penguatan lembaga riset pertanian serta pembangunan infrastruktur pertanian dan pedesaan.

Pandu Yuhsina menegaskan pemerintahan mendatang perlu menjaga ketahanan pangan. Indonesia masih mempunyai masalah yang besar dalam menjaga swasembada pangan.
“Permasalahan itu, Indonesia belum valid di bidang administrasi dan pemetaan pertanahan. Selain itu, tumpang tindih regulasi pertanahan,” papar Pandu. (johara)