Thursday, 15 November 2018

Musim Kemarau, Warga Kepulauan Seribu Kesulitan Air Bersih

Sabtu, 20 September 2014 — 9:57 WIB
pdam

PULAU SERIBU (Pos Kota) – Musim kemarau seperti sekarang ini membuat warga Kepulauan Seribu sulit mendapatkan pasokan  air bersih untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, seperti mandi, minum dan mencuci. Kondisi ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir ini.

“Sudah dua bulan terakhir kami terpaksa beli air bersih, karena sumur umum dan tempat penampungan air hujan sudah mulai kekeringan. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi kekurangan air bersih ini,  ujar Nuriah,  warga RT 01/06, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya dan warga terpaksa membeli dengan harga cukup tinggi.  Rata-rata setiap hari per kepala keluarga menghabiskan antara 10 sampai 15 jerigen tergantung jumlah keluarganya.

“Rata-rata dalam sehari  untuk keperluan mandi,  cuci dan kakus, saya  harus memakai air sekitar 10 jerigen. Setiap jerigen harganya  Rp4 ribu jadi mau tidak mau pengeluar nambah  untuk,” tambahnya.

Nuriah, menambahkan  sebagai masyarakat Kelurahan Pulau Panggang, sangat  berharap kepada pemerintah untuk secepatnya memfasilitasi sumur umum. Jika ini tidak segera dilakukan kebutuhan akan terus meningkat dan pengeluaran semakin banyak. (wandi/yo)

Foto: Istimewa