Wednesday, 20 September 2017

Jakbar Gandeng Mahasiswa IPB Periksa Hewan Kurban

Minggu, 21 September 2014 — 14:01 WIB
Penjualan hewan kurban. (dok. pos kota)

Penjualan hewan kurban. (dok. pos kota)

KEMBANGAN (Pos Kota) – Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat (Jakbar) akan menggandeng mahasiswa IPB untuk mengawasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1435 H. Hal ini untuk memastikan agar daging hewan yang akan dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat.

Kasi Peternakan Sudin Peternakan dan Perikanan Jakbar, Rahmat Manender menjelaskan pihaknya menyiapkan 100 petugas gabungan yang akan diterjunkan memeriksa hewan kurban. Langkah ini untuk mengantisipasi adanya hewan yang sakit dan tiak layak konsumsi.

“Pengawasan atau pemeriksaan kesehatan hewan kurban sangat penting, agar hewan yang sakit atau terkena anthrax tidak dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Seratus petugas yang diterjunkan dibagi tiga tahap, pertama mengecek di penampungan hewan kurban, kedua tahap sosialisasi dengan memberikan vaksin atau obat anti stress kepada hewan ternak, terakhir melakukan pemeriksaan pada hari H mengenai tata cara pemotongan hewan ternak, hingga sterilisasi pasca dipotong.

Tahap pertama pengecekan dipenampungan melibatkan 22 petugas yang berasal dari setiap kecamatan, selain itu juga memberikan sosialisasi mengenai pemberian vaksin dan obat anti stres setelah perjalanan jauh. Sebanyak 35 petugas dari sudin dibantu 43 mahasiswa IPB akan mengecek pada hari pemotongan.

Pemeriksaan yang dilakukan petugas sifatnya umum, seperti mengobati kalau ada hewan yang terluka, memberikan vaksin serta pemeriksaan kuku. “Biasanya hewan dari daerah sudah membawa Surat Keterangan Hewan Ternak, jadi suratnya kami periksa,” kata Rahmat.

Selama ini dalam beberapa kali pemeriksaan saat pemotongan hewan pada hari Raya Idul Adha belum pernah ditemukan hewan yang terkena anthrak. Namun hanya hewan yang masih belum cukup umur dan dijual. “Kebanyakan jual kambing tapi usianya masih di bawah 1 tahun dan sapi di bawah 2,5 tahun,” ujarnya.

Sesuai data tahun 2013 di Jakbar terdapat 171 titik penampungan hewan kurban dengan jumlah hewan sebanyak 11.324 ekor. Rinciannya Sapi 2.514 ekor, Kerbau 64 ekor, Kambing 7.914 ekor dan domba 732 ekor.

(tarta/sir)

Foto-dokumentasi