Wednesday, 24 July 2019

Nggak Kapok-kapok Juga, Loe!

Selasa, 30 September 2014 — 6:27 WIB
Soes-30Sept

ANAK kecil itu menangis,tersedu-sedu,dimarahi ibunya.”Ibu dah bilang,bukan sekali, sering, berulangkali.  Tapi, kamu masih ngulangi juga. Dasar anak bandel, udah babak belur kayak gitu, masih nggak kapok-kapok juga!”

Kapok, nggak kapok sebetulnya bukan milik anak kecil saja. Tapi orang-orang tua, para pejabat. Kita,masyarakat luas dibikin nggak habis pikir oleh ulah para pejabat. Perilakuknya itu yang  bikin mangkel, bikin sakit ulu hati. Bayangkan saja, mereka masih melakukan hal buruk seperti korupsi.

Mereka tuh nggak mikirin rakyat banyak,yang sebagian masih hidup sengsara. Pekerjaan sulit.Kalau pun ada,gaji atau upahnya nggak layak. Disana sini masyarakat ribut hanya karena sesuap nasi. Lihat tuh,ada yang pada berebut lahan parkir,lahan Kaki-5.

Soes-30Sept-475

Masih banyak yang keluyuran memeras diantara mereka,di angkot,di perumahan,di proyek bangunan. Bahkan mereka bisa saling membunuh hanya gara-gara recehan.

Sementara sebagian pejabat enak-enakan saja berebut uang rakyat yang jumlahnya  milyaran. Dasar serakah,nggak kapok-kapok juga.

”Kan sudah banyak contoh,bukan sekali dua kali,tapi berulangkali.Itu tuh yang koruptor ditangkap KPK. Eh,nggak kapok-kapok juga,malah ikut-ikutan?Kalau anak kecil nggak kapok, paling nenjut. Tapi, kalau pejabat koruptor yang rugi banyak, tahu? Tuh,banyak yang miskin gara-gara jatah rakyat diembat!”

‘Kalau kapok,kasihan KPK nanti nganggur,tau! ‘.   Entah itu komentar siapa. Hemm,mungkin setan kali, ya?   – massoes