Wednesday, 14 November 2018

Kemenpora Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Indonesia di Asian Games

Senin, 6 Oktober 2014 — 13:57 WIB
Bendera Korea Selatan dan Indonesia dibawa ke Stadion Utama Incheon Asiad selama upacara penutupan Asian Games ke-17 4 Oktober 2014.

Bendera Korea Selatan dan Indonesia dibawa ke Stadion Utama Incheon Asiad selama upacara penutupan Asian Games ke-17 4 Oktober 2014.

JAKARTA (Pos Kota) – Kemenpora siap bertanggung jawab atas kegagalan atlet indonesia memenuhi target medali maupun peringkat di Asian Games 2014, Incheon Korea Selatan, yang berakhir Sabtu (4/10) lalu.

“Kemenpora meminta maaf atas kegagalan atlet indonesia memenuhi target medali di Asian Games 2014. Atas kegagalan ini, gagal sembilan medali emas untuk masuk peringkat 10 besar, adalah tanggung jawab Kemenpora,” lsys juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewo Broto, Senin (6/10).

Gatot mengakui, para atlet Indonesia yang tampil di ajang Asian Games XVII, Incheon, Korsel, tak mampu memenuhi target perolehan medali. Oleh karenanya Kemenpora siap mempertanggungjawabkan kegagalan tersebut. “Kami tak mau menyalahkan atlet, pelatih, PB, Satlak Prima, KONI, KOI, atau yang lainnya. Ini tanggung jawab Kemenpora,” tegasnya.

Khusus kepada para atlet yang telah meraih medali, lanjutnya,  pihak Kemenpora mengapresiasi apa yang telah dipersembahkan para atlet terhadap bangsa dan negara. Kemenpora juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang di Asian Games 2014, di Incheon, Korea Selatan.

Seperti banyak diberitakan, kontingen Indonesia meraih 4 medali emas, 7 medali perak, dan 11 medali perunggu, dan berada di peringkat ke-17. Tampil sebagai  juara umum Asian Games 2014 adalah Tiongkok. Namun di saat pelaksanaan Asian Games Incheon, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah menyusul Vietnam yang mengundurkan diri.

Gatot menambahkan, ke depan Kemenpora hanya akan memberangkatkan atlet yang berpeluang meraih medali, tidak seperti sekarang. Terkait soal bonus, dikatakannya, Kemenpora telah menyiapkan dana sebesar Rp16,5 miliar. Bagi atlet maupun pelatih yang memperoleh medali.(awang/yo)