Thursday, 15 November 2018

Jadi Gubernur DKI Gantikan Jokowi

M.Taufik Janji Tidak Ganjal Ahok

Senin, 6 Oktober 2014 — 8:47 WIB
M.Taufik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

M.Taufik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah Gubernur DKI Jakarta Jokowi mundur dari jabatannya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik memastikan tidak akan mengganjal Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebagai sebagai penggantinya.

Mohamad Taufik yang juga Ketua DPD Gerindra Jakarta itu mengatakan tidak akan menghambat pelaksanaan sidang paripurna pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu mengaku, pihaknya bersama partai politik lain yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih di DPRD DKI tidak akan melawan konstitusi yang berlaku. “Kami akan melaksanakan paripurna sesuai undang-undang,”kata Taufik, kemarin.

Taufik mengatakan, dengan proses tersebut, menjadi kenyataan bahwa peran DPRD untuk mendudukkan Ahok sangat besar. “Buktinya, untuk maju menggantikan Jokowi juga memerlukan dewan,”jelas Taufik.

Menurut Taufik, dengan fakta tersebut, peryataan Ahok tidak membutuhkan dewan adalah musthil. “Buktinya, butuh dewan juga. Tapi sudahlah,”jelasnya.

Dijelaskan, apabila Jokowi telah resmi mundur, secara otomatis Ahok menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta. Namun, Taufik belum mengetahui seluruh anggota DPRD bias menyetujuinya.

“Soal itu saya belum tahu. Hanya saja, aturan yang berlaku dalam UU harus ditegakkan, di mana DPRD harus menyelenggarakan paripurna pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI. Nantinya, Mendagri yang akan melantik pada siding paripurna.”

Sementara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan saat ini dewan tengah memproses pengunduran diri Jokowi. Pelantikan Ahok, kata Prasetyo, dilakukan setelah pembentukan alat kelengkapan dewan. “Pembentukan kelengkapan Dewan yang baru dahulu, baru nanti pelantikan Pak Ahok,” ujar Prasetyo. (john)