Tuesday, 17 September 2019

Tim Jetski Indonesia Bidik Gelar Juara Dunia

Senin, 6 Oktober 2014 — 14:21 WIB
Aero di Podium Pertama setelah menjadi juara umum selama US Nation Tour.

Aero di Podium Pertama setelah menjadi juara umum selama US Nation Tour.

NEVADA (Pos Kota) – Sukses selama US Nation Tour beberapa bulan lalu, tim Jetkski Indonesia diwakili dua bersaudara, Aero Aswar (19) dan Aqsa Aswar (17) mendapat perlakukan istimewa saat tiba di Lake Havasu City, Arizona, Amerika Serikat, akhir pekan kemarin. Duo peketski andalan Indonesia itu pun kini mulai membidik gelar juara dunia di Arizona setelah berstatus sebagai tim favorit.

Kejuaraan dunia yang digelar di Arizona hingga 12 Oktober mendatang, merupakan bagian dari usaha Aero dan Aqsa untuk mengharumkan nama bangsa bersama Tim BNI Jetski Indonesia. Hadangan terberat kemungkinan masih akan dihadapi dua bersaudara itu dari atlet asal Afrika Selatan, Jareed Moore yang notabene merupakan mantan rekan setim Aero tahun lalu. Bersama Jareed Moore, tahun lalu, Aero berhasil menduduki peringkat tiga besar dunia.

Tahun ini, Aero akan berjuang bersama adiknya, Aqsa dengan target lebih tinggi, yakni membidik gelar juara dunia. Hasil yang diraih pada ajang US Nation Tour dalam beberapa bulan terakhir, jadi modal positif bagi kedua bersaudara itu untuk membidik gelar juara dunia. Apalagi Aero kerap bertemu dengan Jareed Moore kerap bertemu selama Nation Tour serial balap pro di negeri Paman Sam tersebut. Meski difavoritkan, Aero dan Aswar tak ingin terlena.

Mereka pun merasa tak terbebani oleh target tim untuk menjadi juara dunia. “Pengalaman tanding di US National Tour sangat bermanfaat, tak cuma dari segi skill, tapi juga mental bertanding. Calon-calon lawan terkuat sebagian besar juga peserta US National Tour. Sudah saling tahu kekuatan masing-masing, jadi sama sekali tak ada beban mental. Soal optimisme, ya harus selalu optimis,” kata Aqsa didampingi Aero.

STRATEGI

Beda dengan US National Tour, di Kejuaraan Dunia kali ini, Tim BNI Jetski Indonesia menerapkan strategi berbeda. Aero tak diikutkan dalam kelas utama Pro Runabout Open dengan beberapa pertimbangan teknis. Ia difokuskan pada kelas Pro Runabout Stock karena mesin Yamaha di kelas ini sudah di upgrade sedemikian rupa dan disesuaikan dengan riding style Aero. “Saya sendiri bisa lebih fokus,” tandas Aero.

“Semoga strategi ini membuahkan hasil yang diharapkan, yakni bawa pulang gelar juara dunia ke Indonesia. Soal rivalitas, pesaing di kelas Open dan Stock relatif sama saja. Pentolannya itu-itu juga,” ucap Aero yang bersama Aswar mendapat perlakuan istimewa setelah tampil di cover depan Majalah Prorider, media olahraga perairan terpandang di negeri Paman Sam tersebut, lengkap dengan kupasan dan prediksi seputar peluang jadi juara dunia 2014. (junius/si)