Monday, 11 December 2017

Gagal di Asian Games, Kemenpora Bertanggungjawab

Selasa, 7 Oktober 2014 — 7:46 WIB
Ganda putra bulutangkis Indonesia Ahsan/Hendra hanya mampu persembahkan medali perak

Ganda putra bulutangkis Indonesia Ahsan/Hendra hanya mampu persembahkan medali perak

JAKARTA (Pos Kota)- Kementerian Olaharaga dan Pemuda (Kemenpora) siap bertanggungjawab atas kegagalan atlet Indonesia memenuhi target medali maupun peringkat di Asian Games 2014, Incheon Korea Selatan, yang berakhir Sabtu (4/10).

“Kemenpora meminta maaf atas kegagalan atlet Indonesia memenuhi target medali di Asian Games 2014. Atas kegagalan ini, gagal merebut sembilan medali emas untuk masuk peringkat 10 besar, adalah tanggungjawab Kemenpora,”. kata Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewo Broto, di Senayan, Jakarta.

Gatot mengakui, atlet Indonesia yang tampil di ajang Asian Games XVII, Incheon, Korsel, tak mampu memenuhi target perolehan medali. Oleh karenanya Kemenpora siap mempertanggungjawabkan kegagalan tersebut.

“Kami tak mau menyalahkan atlet, pelatih, PB, Satlak Prima, KONI, KOI, atau yang lainnya. Ini tanggungjawab Kemenpora,” tegasnya.

Khusus kepada para atlet yang telah meraih medali, lanjutnya,  pihak Kemenpora mengapresiasi apa yang telah dipersembahkan para atlet terhadap bangsa dan negara. Kemenpora juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang di Asian Games 2014, di Incheon, Korea Selatan.

URUTAN 17

Seperti banyak diberitakan, kontingen Indonesia meraih 4 medali emas, 7 medali perak, dan 11 medali perunggu, dan berada di peringkat ke-17. Tampil sebagai juara umum Asian Games 2014 adalah Tiongkok.

Untuk Asian Games 2018, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah menyusul Vietnam yang mengundurkan diri.

Gatot menambahkan, ke depan Kemenpora hanya akan memberangkatkan atlet yang berpeluang meraih medali, tidak seperti sekarang. Terkait bonus, dikatakannya, Kemenpora telah menyiapkan dana sebesar Rp16,5 miliar bagi atlet maupun pelatih yang memperoleh medali.(awang)