Monday, 11 December 2017

Bridge Targetkan 2 Emas Pada Asian Games 2018

Sabtu, 11 Oktober 2014 — 14:27 WIB
Eka Wahyu Kasih saat dilantik sebagai Ketum GABSI periode 2014-2018.(Ist)

Eka Wahyu Kasih saat dilantik sebagai Ketum GABSI periode 2014-2018.(Ist)

JAKARTA (Pos Kota) –  Ketua Umum Pengurus Besar (PB)  Gabungan Bridge Seluruh Indonesia  (GABSI)  Eka Wahyu Kasih  mematok target dua medali emas di Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah. “Prestasi para atlet bridge Indonesia di level dunia tak perlu diragukan lagi sehingga saya tak ragu dengan target tersebut,’’ katanya usai memimpin rapat perdana di Lantai 10 Gedung KONI Pusat, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Eka Wahyu Kasih dilantik sebagai Ketua Umum PB.GABSI bersama kabinetnya oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman. Eka Wahyu Kasih menjadi Ketua Umum PB.GABSI melalui hasil Munas yang berlangsung tengah September lalu di Manado, Sulut.

Cabang olahraga bridge merupakan salah satu cabang yang diusulkan Indonesia untuk dipertandingkan di Asian Games 2018 yang mendapat dukungan Ketua Umum KOI Rita Subowo untuk diusulkan dimainkan di Asian Games 2018.

Namun sebelum bicara Asian Games 2018, lanjut Eka Wahyu Kasih, GABSI akan memperjuangkan agar bridge dimainkan di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dan bridge siap menjanjikan 4 medali emas di pesta olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara itu. Pada SEA Games 2011 di Jakarta-Palembang, bridge dimainkan dan mampu merebut 4 medali emas.
Bridge Masuk Sekolah

Eka Wahyu Kasih juga memprogramkan memperjuangkan kembali bridge masuk sekolah-sekolah seperti pada era 2005-2009. Ketika bridge masuk sekolah, tercatat sekitar 40 ribu anak sekolah bisa bermain bridge. “Saya akan melakukan pendekatan kepada Kemendiknas dan saya yakin program ini diterima mengingat bridge bukan sekedar olahraga juga berkaitan dengan intelektual,’’tambahnya. (awang/yo)