Tuesday, 25 September 2018

Harga Beras Naik, Bulog Lakukan Operasi Pasar

Sabtu, 11 Oktober 2014 — 11:08 WIB
Operasi pasar beras di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur. (faisal)

Operasi pasar beras di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur. (faisal)

JAKARTA (Pos Kota) – Para petani di Pantura Jawa  memasuki musim paceklik harga beras di pasaran mulai merangkat naik. Untuk mencegah kenaikan harga semakin membubung tinggi Perum Bulog melakukan operasi pasar.

“Menurut data statistik yang saya terima harga beras kualitas medium sudah ada yang mencapai Rp8000 per kilogram. Padahal pemerintah mematok harga eceran tertinggi (HET) jenis beras ini hanya Rp 7.400 per kilogram,” kata Kepala Divisi Regional DKI dan Banten Perum Bulog Achmad Ma’mun disampingi Wakadivre Slamet Zaini saat meninjau operasi pasar beras (OP) Bulog di Pasar Induk Beras Cipinang, Sabtu (11/10).

Karena itu menurut Ma’mun, pihaknya melakukan operasi pasar beras di sejumlah sentra penjualan seperti Pasar Induk Beras Cipinang. Langkah ini dilakukan agar harga beras tersebut tidak terus merangkak naik.

Dia mengakui dalam beberapa minggu ini pasokan beras dari Pantura Jawa ke Pasar Induk Cipinang terus berkurang. Padahal beras yang harus didistribusikan dari Cipinang tiap hari tidak mengalami penurunan yakni rata-rata 2.000 ton per hari. Saat ini pasok beras dari Cipinang banyak dikirim dari Sulawesi Selatan yang kebetulan stok berasnya masih cukup tinggi.

Operasi pasar beras sendiri akan dilakukan Bulog sampai harga beras stabil sehingga tidak memberatkan masyarakat. Diperkirakan OP ini akan berlangsung hingga bulan Desember mendatang karena Januari 2015 panen raya di Pantura akan dimulai kembali.

Harga beras di Pasar Induk Cipinang sendiri menurut sejumlah pedagang juga mulai merangkak naik. Menurut Cecep pemilik toko Mustika Kembar harga beras medium (yang banyak dikonsumsi masyarakat) jika tiga minggu lalu harganya Rp7.800 per kilogram sekarang naik menjadi Rp8. 100 atau naik Rp300 per kilogram.

Menurut Ma’mun Bulog,  dalam operasi pasarnya mematok harga Rp7.800 untuk grosir dan Rp8.200 untuk eceran. Harga ini untuk jenis beras kualitas premium.

Sedangkan untuk jenis beras kualitas medium Rp7.400 untuk eceran dan Rp7.100 untuk grosir. Harga beras yang dipatok Bulog sesuai harga eceran tertinggi yang dipatok pemerintah. (faisal/yo)