Sunday, 18 August 2019

Warga Pulau Sebira Mirip Suku Terasing

Minggu, 12 Oktober 2014 — 6:37 WIB

PULAU SERIBU (Pos Kota) –Warga Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan  Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, mendesak pemerintah agar sejumlah fasilitas di wilayahnya segera dipenuhi. Sebab selama ini, di pulau tersebut sejumlah fasilitas seperti, sekolahan, pelabuhan, tenaga guru, alat tranportasi, kantor Urusan Agama (KUA) dan fasilitas internet gratis belum ada.Jadi mirip suku terasing.

Permintaan ini disampaikan warga saat berdialog dengan Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifuddin di Masjid Nurul Bahari Pulau Sebira. “Kami minta agar pemerintah dapat mengambil langkah cepat terkait dengan pendalaman pelabuhan kapal. Sebab selama ini kami nelayan sangat kesulitan berlabu terutama saat air laut surut dan musim angin barat,” ungkap Nabba,40,  tokoh masyarakat yang juga nelayan yang ada di wilayah tersebut.

Selama ini kata warga RT 01/03, Pulau Sabira, selain dermaga di wilayahnya fasilitas lain seperti Sekolah Madrasyah, Tenaga Guru, alat Transportasi Kapal yang melayani rute ke Pulau Sebira, Kantor Urusan Agama (KUA) dan Fasilitas Internet Gratis belum ada. Dengan kondisi ini tentu sangat menyulitkan warga terutama pelajar dan warga yang akan menikah.

Maka dari itu warga sangat berharap permintaan ini segera direalisasikan mengingat kebutuhan tersebut tidak bisa ditunda-tunda. “Selama ini jika ada warga yang akan menikah harus menunggu dua minggu hingga satu bulan baru bisa menikah. Kami berharap kedepan di wilayah ini ada penghulu yang menetap di wilayah kami,”ungkapnya.

Menanggapi usulan itu Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin mengaku pihaknya akan mengakomodir usulan warga tersebut sebagai dasar pembenahan wilayah. “Masyarakat pulau harus menjadi subjek pembangunan dan jangan menjadi objek. Dengan begitu, bisa tahu masalah apa yang ada dan harus segera kita tindak lanjuti dan diwujudkan bukan hanya rencana belaka,” ungkap Asep Syarifudin.

Bahkan Bupati juga berjanji pihaknya akan segera meminta kepada pihak Sudin maupun Bagian Pemkab Kepulauan Seribu untuk menindak lanjuti  tuntutan warga tersebut. Selain itu usulan ini juga harus dijadikan kegiatan prioritas dan bisa dilaksakan pada tahun 2015 nanti. (wandi)

  • suwiryo

    yang begini kog bicara poros maritim, giant sea wall, oalah… dasar koplak!

    • yogi98

      kerja aja belom… lo udah mbacot… ini semua akibat kerja moyang lo…. yaah maklum namanya juga suwiryo gak beda jauh dgn wowo yg pecundang kekuasaan.