Wednesday, 21 November 2018

Jadi Pejabat OKE, Jadi Koruptor NO!

Selasa, 14 Oktober 2014 — 2:01 WIB
Dhika-13Okt

MENGAPA engkau mengejar mimpi yang tak pasti,

padahal hari ini juga mimpi.

Maka biarkan ia datang di hatimu,

di hatimu, di hatimu…(Ebiet G Ade)

MAU  bermimpi? Silakan. Karena kata orang bijak, boleh. Silakan bermimpi setinggi-tingginya. Ya, kayak cita-cita, gitu? Misalnya, jika Anda saat ini seorang nelayan yang melaut dengan kapal milik majikan? Coba mimpikan bahwa suatu ketika kapal itu jadi milik Anda, sekali gus jadi Bos.

Begitu juga kalau kepingin mobil, ya mimpikan  saja, bahwa punya mobil mewah  dengan merek wah. Ingin rumah bagus, ya mimpikan, seolah-olah rumah yang diidamkan itu sudah jadi hunian yang nyaman. Sudah berada di dalamnya, dengan berbagai perlengkapannya.

Buat lelaki mimpikan gadis pujaannya yang cantik, yang bakalan jadi istri setia, mendapimpingi hidup sepanjang waktu. Begitu sebaliknya, wanita juga boleh memimpikan lelaki yang gagah, kaya raya, berbudi luhur, baik hati. Walau pun begitu, dia bukan lelaki mata keranjang, tidak gampang tergoda oleh gincu merah?

Nah, soal mimpi itu terwujud atau tidak, semua tergantung dari usaha. Maksimal atau hanya setengah-setengah. Oke?

Jadi boleh dong bermimpi? Boleh-boleh saja. Yang penting jangan bermimpi yang nggak-nggak. Misalnya, kepingin jadi teroris, jadi perampok, jadi koruptor. Itu nggak boleh, karena bikin susah orang banyak!

Bermimpi jadi pimpinan, jadi pejabat, boleh. Tapi, ingat lagi. Jangan bermimpi jadi koruptor. Karena, nati hasilnya akan ditangkap KPK. Itu kan ‘sesuatu’ yang tidak ‘diimpikan’,  iya apa iya?    – massoes