Friday, 21 September 2018

Si Anak Tiri Dedel Duel Masih Mencoba Ngeyel

Minggu, 19 Oktober 2014 — 5:29 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

INI memang keterlaluan. Anak tiri baru berusia 15 tahun, sudah “ditelateni” Tarmuji, 45, sedemikian rupa. Tapi ketika Laras mengadu pada ayah kandung dan kemudian jadi urusan polisi, tetap saja ngeyel tak mau mengakui telah menodai Laras 3 kali. Padahal saksi dan bukti saling menguatkan.

Banyak janda muda ditinggal mati yang memilih tidak kawin lagi, karena demi masa depan anak. Wanita seperti ini tidak percaya lagi bahwa di dunia ini masih ada lelaki sebaik almarhum. Maka meski sesungguhnya dia juga “kesepian” hidup tanpa lelaki, dia mencoba bertahan ketimbang ketemu suami yang kemudian akan merampas kebahagiaan anak.

Janda Ny. Sulastri, 40, dari Bantur, Kabupaten Malang (Jatim), tidak seperti itu. Hidup menjanda dalam usia 30 tahunan kala itu, dia benar-benar merasa kegatelan. Dia tak pernah takut akan nasib anak-anak yang diperlakukan kejam oleh ayah tirinya. Tak semua ayah tiri jahat, masih banyak yang baik ketimbang yang jelek.

Maka setahun setelah bercerai dengan suami, dia menikah lagi dengan Tarmuji. Apa lagi sejak awal lelaki ini sangat baik pada Laras,  anak bawaannya. Dengan demikian dia takperlu curiga bahwa ayah tiri akan jadi predator rumahtangga. Jusrtu dengan ayah pengganti pendidikan anak akan terjamin, di samping terjamin kebutuhan biologis sang ibu.

Ternyata Tarmuji hanya baik pada awalnya. Ketika Laras semakin gede, kebaikan hatinya itu berubah menjadi penuh nafsu. Otak ngeresnya mengatakan, sekali waktu ingin juga “mencoba” Laras yang sudah mulai jadi gadis ABG itu. Ibarat mangga, usia segitu kan masih renyah, enak buat rujakan, apalagi belum buntel pelok.

Sekali waktu sepulang menjemput Laras dari sekolahnya di SMP kelas III, ABG itu tak langsung diajak pulang, melainkan diajak muter-muter dulu, lalu diajak masuk hotel. Di sana sianak tiri tersebut dincam, untuk melayani kebutuhan biologisnya. Jika tidak biaya untuk pendidikan akan dihentikan. “Sekarang kamu tinggal pilih, tetep sekolah apa menolak ayah punya gairah?” tantang Tarmuji.

Ternyata Laras memilih opsi pertama, dengan konsekwensi diambil keperawanannya oleh ayah tiri. Tapi sejak itu Tarmuji jadi ketagihan. Asal kepengin Laras dibawa ke hotel dan digauli bak ibu kandung Laras. Tentu saja si anak tidak tahan, sehingga mengadu pada sang ayah.

Ayah Laras segera melaporkan ke polisi lengkap membuat visum segala. Namun demikian Tarmuji tetap menolak telah menggauli Laras. Padahal petugas hotel juga sudah membenarkan tentang segala kelakuan Tarmuji. Kini ayah tiri rakus itu terancam 15 tahun penjara jika dibawa ke pengadilan.

Kelakuan Tarmuji memang tidak terpuji. (BJ/Gunarso  TS)