Tuesday, 20 November 2018

Kabinet Kerja Jokowi

Siti Nurbaya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sudah Terbiasa Pulang Malam

Senin, 27 Oktober 2014 — 7:08 WIB
Siti Nurbaya

Siti Nurbaya

JAKARTA (Pos Kota) – Tidak ada yang istimewa di rumah  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Sekitar pukul 19.45 WIB tidak ada tamu atau suka cita dari handai taulan, atau sanak kelauraga.

Ketilka Pos Kota tiba di kediaman Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, susana sepi. Hanya ada dua pembantu dan suami  Siti Nurbaya yakni Drs. Rusli Rachman.

Rusli menyambut  Pos Kota ketika  baru tiba di depan pintu. “Ibu belum pulang. Masih di Istana Negara,” katanya di rumahnya di Kompleks Legenda Wisata, Zona Napoleon, Blok E2 No.25, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu malam (26/10)

Rusali Rachman mengatakan sudah biasa kalau istrinya selalu pulang telat.

“Sejak dari muda dan diawal karirnya  istri saya terbilang sangat sibuk. Ia ikut berbagai organisasi. Jadi, beliau terbiasa pulang telat,” paparnya.

Begitu juga dengan kesan pertama kali Siti Nurbaya dinyatakan sebagai Menteri. “Kalau kesan, tidak jauh berbedah dengan yang terjadi selama ini. Beliau seorang yang pekerja keras,” papanya.

Apa lagi kata Rusli, Siti Nurbaya bekerja untuk negara maka bekerjanya akan lebih keras. “Apa lagi ini buat bangsa negara sebagai pembantu Presiden, maka beliau akab lebih keras lagi bekerjanya,” paparnya.

SELAMATAN

Rusli mengatakan kalau keluarganya akan melakukan selamatan dan syukuran atas terpilihnya Siti Nurbaya sebagai seorang Menteri.

Soal kapan selamatan atau syukuran tersebut, Rusli belum bisa memastikannya kapan. Sebab katanya, harus rembuk duluh dengan keluarga.

“Yang pasti syukuran akan kita laksanakan khusus keluarga saja,” paparnya.

Ketika Pos Kota hendak pamitan, saat itu keluarga Siti Nurbaya baru tiba. Dan tak berapa lama pula tamu yang mengaku dari Kementerian Hutanan muncul untuk silatuhrami, meski Siti Nurnaya masih di Istana Negara.

Siti Nurbaya Bakar adalah seorang birokrat tulen. Ia sudah malang melintang 30 tahun lebih di jajaran pemerintahan, di daerah maupun di pusat. Kariernya dimulai di Bappeda Pemerintah Provinsi Lampung pada 1981. Pada 1998, ia pindah ke Jakarta dan masuk Departemen Dalam Negeri. Di kementerian tersebut, ia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal (2001-2005). Pada 2006, ia direkrut menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Pada 2013, ia memutuskan ‘pensiun’ dan terjun ke dunia politik. Ia menjadi Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang menangani bidang otonomi daerah. Selain itu, ia aktif sebagai dosen di IPB dan pembina lembaga swadaya masyarakat.(rizal)