Saturday, 17 November 2018

Semalaman Tidak Pulang Ternyata Mesum di Hotel

Selasa, 28 Oktober 2014 — 6:57 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

PUKUL 05.00 pagi mustinya salat subuh di mesjid. Tapi Ny. Tarojah, 31, dari Bengkulu justru di jam itu asyik mesum di hotel bersama sopir travel. Padahal suami di rumah sejak sore mencari ke mana-mana. Nggak tahunya, dia tega tinggalkan anak suami seharian hanya untuk mengejar kenikmatan sesaat.

Ibu rumahtangga yang baik itu selalu beraktivitas di rumah. Saat suami berangkat kerja, mengantar sampai di depan pintu. Lalu ketika suami pulang kerja, menyambut dengan ramah. Siapkan baju pengganti dan sediakan minuman. Lebih dari itu, seorang istri harus siap “malayani” suami kapan saja. Bukankah hadits Nabi mengatakan: penuhilah ajakan suamimu tidur meski sedang didapur.

Rahman, 40, warga  Penarik Kabupaten Mukomuko Bengkulu, belakangan kehilangan pelayanan seperti itu. Pulang kantor istri tak di rumah. Berangkat kerja Tarojah istrinya juga masih tidur mendengkur. Paling kacau, kewajiban suami paling signifikan di malam hari juga tak bisa ditunaikan Rahman, karena istrinya sibuk dengan PIL-nya. Bahkan berani nginep segala. Walhasil kacau semuanya, karena burung di sini, barangnya di sana.

Sudah beberapa minggu ini Tarojah keluar dari garis besar haluan keluarga. Ini semua gara-gara dia berkenalan dengan sopir travel Bengkulu – Lampung bernama Rahadian, 36. Usia memang lebih muda dari suami, dan tentu saja tenaganya lebih kuat beberapa PK. Sesuai dengan namanya yang Rahadian, orangnya memang ganteng macam peragawan Rahadian Yamin tahun 1970-an. Cuma bedanya, Rahadian Yamin peragawan kondang, Rahadian tok peraga asmara.

Gara-gara kasmaran pada si sopir travel, Tarojah berani kucing-kucingan pada suami. Artinya, ketika suami kerja di kantor, dia justru pergi bersama Rahadian untuk siap dikerjain. Agaknya sebagai peraga asmara sopir travel ini memang punya kemampuan hebat. Kalau ban radial, Rahadian punya daya cengkeram luar biasa, sehingga mampu bikin Tarojah merem melek.

Awalnya Tarojah hanya memanfaatkan waktu suami tak di rumah. Tapi karena selama ini aman-aman saja, dia mulai berani pergi menginap. Alasannya menengok keluarga di kampung, padahal aslinya kelonan di hotel bersama Rahadian. Ironis kan, suami di rumah kedinginan, di luaran Tarojah anget-angetan bersama PIL-nya.

Lama-lama curiga juga Rahman, sehingga dia mencoba cek and ricek pada keluarga istri. Ternyata jawabnya: tak ada Tarojah datang dan sampai menginap segala. Kalau begitu ke mana saja dia? Ternyata sumber yang layak dipercaya mengatakan, Tarojah sedang membangun koalisi dengan sopir travel. “Kalau tidak dicegah, bisa jadi koalisi macam KMP lho…..!” kata sang sumber.

Rahman pun mulai membuntuti gerak gerik istrinya. Tak lupa Pak Kades  diajak serta. Dan beberapa malam lalu, keduanya ditemukan menjelang subuh kelonan di sebuah hotel di bilanga Kota Jaya. Keduanya pun segera diarak menuju kantor polisi terdekat. Dalam pemeriksaan Rahadian mengakui, tahu bahwa Tarojah itri orang. Tapi karena istri orang itu ibaratnya ikan hias yang bisa “digoreng” juga manakala kepepet, ya akhirnya dimakan juga.

Gurih dan klenis juga kan? (JPNN/Gunarso TS)